JAKARTA — World Boxing Association (WBA) memberikan perpanjangan masa negosiasi untuk laga perebutan mahkota juara dunia kelas ringan (61,2 kg) yang kini tak bertuan, antara Floyd Schofield menghadapi Lucas Bahdi.
"Lelang hadiah yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Houston, ditunda setelah tim yang mewakili kedua petinju meminta tambahan waktu untuk mencapai kesepakatan," demikian pernyataan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Keputusan penundaan tersebut membuat kedua pihak belum wajib melangkah ke fase lelang hadiah (purse bid), menyusul permohonan tambahan waktu dari tiap kubu guna mematangkan kesepakatan terkait bentrok perebutan sabuk bergengsi itu.
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Komite Kejuaraan WBA semula menetapkan tanggal 11 Agustus sebagai tenggat akhir proses perundingan sekaligus pelaksanaan lelang.
Meski demikian, hingga mendekati batas waktu, kedua manajemen masih mengupayakan kesepakatan bersama sehingga mengajukan permohonan perpanjangan waktu negosiasi.
Pihak Schofield maupun Bahdi lantas melayangkan permohonan agar periode perundingan diulur sampai 18 Agustus. WBA menyetujui permintaan tersebut lantaran mempertimbangkan adanya komitmen nyata dari kedua belah pihak untuk terus bernegosiasi.
Seandainya pembicaraan kembali membentur jalan buntu hingga tenggat baru habis, WBA bakal melanjutkan tahapan lelang hadiah sesuai regulasi yang berlaku. Pada skema itu, pihak yang menyodorkan penawaran tertinggi berhak mengamankan hak promosi duel sesuai syarat WBA.
Pertarungan Schofield kontra Bahdi menjadi salah satu partai yang paling dinanti di kelas ringan sebab menyajikan duel antara dua petinju berstatus tak terkalahkan.
Selain mempertaruhkan sabuk juara dunia WBA yang sedang kosong, laga ini menjadi panggung bagi kedua petarung untuk makin mengukuhkan posisi mereka di jajaran teratas kelas ringan.
Schofield saat ini mengantongi rekor impresif 19 kemenangan bersih tanpa kekalahan, di mana 13 di antaranya diraih lewat kanvaskan lawan (KO).
Petinju berkebangsaan Amerika Serikat ini menduduki peringkat teratas kelas ringan WBA, yang membuatnya menjadi petarung terdepan untuk memperebutkan sabuk tanpa pemilik tersebut.
Di lain pihak, Bahdi membawa rekor bertarung yang tak kalah mentereng. Petinju berpaspor Kanada ini memegang rekor sempurna 20 kemenangan tanpa ternoda kekalahan, termasuk 15 kemenangan hasil KO.
Bahdi yang kini nangkring di peringkat kedua kelas ringan WBA mengamankan tiket menantang Schofield pascamenumbangkan mantan juara dunia Roger Gutierrez lewat kemenangan angka mutlak pada laga eliminator WBA, Agustus 2025.