Pertamina Patra Niaga Rampungkan Docking 12 Kapal Distribusi Energi

Pertamina Patra Niaga Rampungkan Docking 12 Kapal Distribusi Energi
docking terhadap 12 unit kapal [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga menyelesaikan proses docking terhadap 12 unit kapal pada kurun waktu Februari 2026 hingga Juli 2026 sebagai bagian dari agenda pemeliharaan berkala (planned maintenance).

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengutarakan pelaksanaan docking tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjamin armada laut senantiasa memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan kelaiklautan demi menyokong kelancaran distribusi energi nasional.

Sebanyak 12 kapal yang telah menuntaskan proses docking mencakup 2 kapal minyak mentah, 3 kapal gas dan petrokimia, 4 kapal produk I, serta 3 kapal produk II. Armada kapal tersebut meliputi MT Serui, MT Gede, Transko Bima, Transko Aquila, Transko Aries, PIS Cepu, MT Matindok, MT Kasim, MT Pegadun, MT Sambu, MT Kamojang, dan MT Pasaman.

"Seluruh kegiatan pemeliharaan dilaksanakan di beberapa galangan kapal nasional melalui inspeksi, perawatan menyeluruh, penggantian komponen, serta pengujian operasional sebelum kapal kembali bertugas mendukung distribusi energi nasional," ujar Kitty.

Kitty menyampaikan seluruh tahapan docking dirancang agar pemeliharaan armada dapat berjalan selaras dengan operasional distribusi energi, sehingga tidak mengganggu pasokan kepada masyarakat.

"Program docking merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan pemeliharaan armada berjalan beriringan dengan operasional distribusi energi. Melalui pengaturan jadwal armada yang terencana, kami memastikan kontinuitas pasokan BBM, LPG, avtur, dan produk energi lainnya kepada masyarakat tetap terjaga," ujar Kitty.

Sepanjang proses docking, setiap kapal melewati pemeriksaan secara menyeluruh terhadap struktur lambung, sistem propulsi, mesin utama dan mesin bantu, sistem perpipaan, tangki muatan, peralatan navigasi, hingga perangkat keselamatan.

Di samping itu, dilaksanakan pemeliharaan preventif, pengecatan ulang lambung kapal, penggantian komponen yang telah menyentuh masa pakai, serta pengujian kelaiklautan sesuai standar industri maritim dan ketentuan klasifikasi yang berlaku.

Kitty mengimbuhkan pemeliharaan armada secara berkala menjadi bagian dari strategi perusahaan demi memastikan setiap kapal senantiasa berada dalam kondisi prima dan siap menyokong distribusi energi di seluruh penjuru Indonesia.

"Keandalan armada laut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat. Melalui program docking yang dilakukan secara berkala, Pertamina Patra Niaga memastikan setiap kapal berada dalam kondisi prima sehingga siap mendukung distribusi BBM, LPG, avtur, maupun produk energi lainnya secara aman, andal, dan berkelanjutan," sebutnya.

Sebagai bagian dari penguatan sistem logistik energi nasional, sambungnya, Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan program pemeliharaan armada secara berkelanjutan dengan mengedepankan aspek health, safety, security, and environment (HSSE), kepatuhan terhadap regulasi maritim, serta penerapan praktik operasional terbaik.

"Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga distribusi energi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan," jelas Kitty.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index