JAKARTA – Harga emas dunia bergerak di kisaran US$4.300 per troy ounce pada awal perdagangan hari ini, Senin (10/8/2026). Mengacu data Kitco, harga emas di pasar spot mencatatkan kenaikan 0,02% atau 1 poin menuju level US$4.341,80 per troy ounce pada pukul 05.29 WIB pagi ini.
Harga emas melesat menembus US$4.300 per troy ounce setelah lesunya pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) mengikis peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve. Kondisi tersebut kembali mendongkrak daya pikat emas sebagai sarana lindung nilai di tengah dinamika ketidakpastian ekonomi.
Merujuk CME FedWatch Tool, pasar saat ini melihat kans kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September berada di bawah 50%. Padahal, sebelum rilis data ketenagakerjaan AS terkini, peluang kenaikan suku bunga tersebut masih mendekati 60%.
Kelesuan pasar tenaga kerja menjadi indikasi bahwa tekanan terhadap Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga mulai mereda. Bahkan, perkembangan ini membuka kesempatan bagi pasar untuk kembali memperhitungkan opsi kebijakan moneter yang lebih longgar.
Presiden Adrian Day Asset Management Adrian Day menyampaikan bahwa laporan ketenagakerjaan AS mempertegas kondisi pasar tenaga kerja yang jauh lebih lemah dibandingkan gambaran yang muncul dari pemberitaan sebelumnya.
“Laporan pekerjaan AS mengonfirmasi pasar tenaga kerja yang secara signifikan lebih lemah dari yang disiratkan pemberitaan terbaru. Bahkan, tingkat pengangguran yang lebih rendah terjadi karena semakin banyak orang meninggalkan pasar tenaga kerja. Ini secara signifikan mengurangi tekanan terhadap Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga, atau setidaknya menambah tekanan dari sisi sebaliknya. Titik terendah emas sudah terlewati,” katanya seperti, Senin (10/8/2026).
Sementara itu, Senior Market Strategist Forex.com James Stanley mempertahankan sudut pandang bullish terhadap emas. Menurutnya, ketidakpastian ekonomi membuat Federal Reserve cenderung menahan diri dari perubahan arah kebijakan suku bunga.
“Perjuangan mencapai level US$4.000 di pasar spot memang memakan waktu, tetapi tren akumulasi kembali berlanjut, dan saya tidak memperkirakan hal itu akan berhenti. Menurut saya, ini merupakan sinyal dari pasar bahwa pemerintahan saat ini tidak akan membiarkan inflasi merusak pesta AI pada tahap ini,” katanya.
Apresiasi harga emas juga tecermin dari menguatnya optimisme para pelaku pasar terhadap prospek komoditas tersebut dalam rentang jangka pendek.
Emas Melemah Pagi Ini
Harga emas di pasar spot bergerak melemah pagi ini. Berdasarkan data Kitco, emas spot melorot 0,14% atau 6,10 poin ke level US$4.335,1 per troy ounce pada pukul 07.53 WIB.
Harga Emas Masih Berpeluang Menguat
Berdasarkan data Kitco, harga emas di pasar spot terkikis 0,40% atau 17,30 poin ke posisi US$4.324,1 per troy ounce pada pukul 11.07 WIB.
Harga emas ditaksir masih memuat ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (10/8/2026), sekalipun dalam jangka pendek berpotensi terkoreksi menuju area *support* US$4.227-US$4.232. Selama rentang tersebut mampu dipertahankan, struktur tren bullish emas dinilai masih terjaga.
Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit memaparkan bahwa koreksi setelah kenaikan signifikan merupakan fase wajar dalam tren bullish. Pelemahan jangka pendek bahkan dapat menjadi kesempatan bagi pelaku pasar untuk mengincar harga beli yang lebih kompetitif selama struktur tren utama tidak bergeser.
Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, emas pada time frame daily masih memperlihatkan kecenderungan bullish yang tergolong kuat. Momentum kenaikan masih mendominasi, walau harga berpeluang memasuki fase konsolidasi atau membentuk secondary trend sebelum kembali melanjutkan penguatan.
Area US$4.227–US$4.232 menjadi batas teknikal krusial yang perlu dicermati dalam beberapa sesi perdagangan mendatang. Apabila harga sanggup bertahan di kisaran tersebut dan kembali meraih tekanan beli, peluang emas untuk melanjutkan kenaikan dinilai makin terbuka.
Geraldo menerangkan bahwa harga dalam tren bullish yang sehat umumnya tidak bergerak menanjak secara lurus tanpa jeda. Usai mengalami kenaikan cukup signifikan, pasar biasanya membentuk koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan penguatan.
"Selama struktur tren utama belum berubah, pelemahan tersebut masih tergolong wajar dan dapat menjadi kesempatan bagi pelaku pasar untuk mencari harga beli yang lebih kompetitif," kata Geraldo dalam risetnya, Senin (10/8/2026).
Harga Emas Berbalik Menguat
Berdasarkan data Kitco, harga emas di pasar spot berbalik menguat tipis 0,04% atau 1,7 poin menuju level US$4.343,1 per troy ounce pada pukul 13.23 WIB.
Harga Emas Melemah ke US$4.337
Harga emas di pasar spot melemah 0,08% atau 3,6 poin ke level US$4.337,1 per troy ounce pada pukul 17.44 WIB.