JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pergerakan fluktuatif pada awal sesi perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/9/2026). Data BEI menunjukkan IHSG hari ini sempat dibuka menguat ke posisi 6.700,84 atau naik 0,22 persen dari penutupan sebelumnya di level 6.686,44.
Akan tetapi, arah penguatan tersebut berbalik. Pada pukul 09.03 WIB, IHSG terpantau melemah tipis 0,01 persen menuju level 6.685,49.
Laju penurunan IHSG terdorong oleh koreksi pada sejumlah indeks sektoral, seperti IDX Kesehatan, IDX Konsumer Primer, IDX Teknologi, serta IDX Barang Konsumer Non-Primer.
Di awal transaksi, volume perdagangan saham mencapai 2,3 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp 959,07 miliar.
Sebanyak 181 saham tercatat melemah, 296 saham mengalami kenaikan, dan 233 saham selebihnya bergerak stagnan.
Saham LQ45 yang Melemah
Pelemahan indeks LQ45 turut membebani pergerakan pasar. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mencatatkan penurunan terdalam sebesar 2,10 persen ke posisi Rp 3.270 per saham. Disusul PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang terkoreksi 1,92 persen ke Rp 510 per saham, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melemah 0,88 persen ke level Rp 224 per saham.
Saham LQ45 yang Menguat
Di sisi lain, beberapa saham LQ45 berhasil menguat dan menahan penurunan IHSG lebih lanjut. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memimpin penguatan dengan kenaikan 2,36 persen ke Rp 4.780 per saham.
Selanjutnya, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) menguat 1,56 persen ke Rp 975 per saham, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terangkat 1,07 persen menjadi Rp 945 per saham.
Sementara itu, pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu. Berdasarkan data Stockbit, rupiah bertengger di posisi Rp 17.610 per dolar AS, menguat 0,09 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp 17.625 per dolar AS.
Bursa Asia Bergerak Bervariasi
Laju bursa saham di kawasan Asia pada Rabu pagi juga menunjukkan arah yang bervariasi. Menurut data Yahoo Finance, SSE Composite Index China menguat 0,19 persen ke level 3.948,15, sedangkan Nikkei 225 Jepang naik 0,28 persen ke posisi 65.452,34.
Sebaliknya, Hang Seng Hong Kong susut 0,08 persen ke posisi 25.298,00 dan S&P/ASX 200 Australia melemah 0,31 persen menjadi 8.893,50.
KOSPI Composite Index Korea Selatan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,63 persen ke level 7.067,83, sementara Indeks The Asia Dow terkoreksi 1,04 persen menuju 6.311,60.
Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT