Bank BSN dan BAZNAS Integrasikan Layanan ZIS di Bale Syariah

Bank BSN dan BAZNAS Integrasikan Layanan ZIS di Bale Syariah
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menjalin kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Langkah ini ditempuh guna mengoptimalkan proses penghimpunan sekaligus penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) melalui pemanfaatan digitalisasi perbankan syariah.

Bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan lewat integrasi platform layanan BAZNAS ke dalam aplikasi mobile banking milik Bank BSN, yaitu Bale Syariah by BSN.

Melalui integrasi ini, masyarakat memperoleh kemudahan untuk menunaikan pembayaran ZIS secara digital melalui aplikasi perbankan tersebut.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menyampaikan, kemitraan bersama BAZNAS merupakan wujud komitmen perseroan dalam menghadirkan terobosan layanan digital yang terintegrasi sekaligus memperkokoh ekosistem filantropi Islam.

"Sinergi dengan BAZNAS merupakan kolaborasi yang sangat natural. Bank BSN menyediakan layanan keuangan dan akses kepada nasabah, sementara BAZNAS memiliki amanah besar dalam pengelolaan zakat secara nasional. Jika kekuatan kedua institusi ini dihubungkan, manfaatnya jauh lebih besar daripada sekadar hubungan bisnis transaksional," kata Alex dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Menurut Alex, langkah integrasi ini diharapkan sanggup memperkuat tata kelola ZIS yang transparan, aman, serta akuntabel.

Alex menjelaskan, berkat terintegrasinya Bale Syariah dengan layanan BAZNAS, masyarakat kini dapat menyetorkan berbagai dana sosial keagamaan secara digital.

"Melalui integrasi di Bale Syariah, masyarakat kini dapat membayar Zakat Maal, Zakat Penghasilan, Infak, hingga Qurban secara seamless langsung dari genggaman," tegas Alex.

Kolaborasi tersebut diresmikan di tengah catatan kenaikan sejumlah indikator bisnis Bank BSN hingga Juli 2026. Sampai 31 Juli 2026, akumulasi aset Bank BSN telah menyentuh Rp 81,1 triliun. 

Sementara itu, penyaluran pembiayaan berhasil dibukukan sebesar Rp 62 triliun dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) menembus Rp 64,1 triliun.

Dari hasil kinerja operasional tersebut, Bank BSN mengantongi laba bersih mencapai Rp 643,6 miliar. Pada sektor pembiayaan sektor perumahan, hingga Juli 2026 Bank BSN telah menyalurkan sebanyak 33.000 unit KPR Subsidi, serta mengucurkan pembiayaan KPR Non Subsidi hingga Rp 2,68 triliun.

Ditinjau dari ranah layanan digital, aplikasi Bale Syariah by BSN telah mencatatkan lebih dari 225.000 pengguna. Akumulasi transaksi di aplikasi tersebut telah menembus angka di atas 2 juta transaksi dengan nominal mencapai Rp 4,88 triliun.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menilai, terhubungnya sistem pembayaran ZIS pada aplikasi mobile banking Bale Syariah by BSN menjadi pijakan nyata dalam memodernisasi tata kelola dana sosial keagamaan.

Menurut Sodik, sistem yang terhubung langsung dengan BAZNAS ini menghadirkan kepastian serta transparansi bagi masyarakat sewaktu menunaikan zakat maupun menyalurkan donasi.

"Di Bank BSN sudah ada layanan ZIS di Mobile Banking Bale Syariah dan sudah terintegrasi. Jadi, masyarakat yang menunaikan ZIS ke BAZNAS melalui Bank BSN akan menerima notifikasi secara langsung," kata Sodik.

Berbekal sistem ini, setiap masyarakat yang menyelesaikan transaksi pembayaran ZIS via Bank BSN bakal memperoleh notifikasi secara langsung saat itu juga.

Sodik berpandangan, kemudahan bertransaksi secara online lewat kanal digital yang teruji dan aman diharapkan mampu memacu capaian penghimpunan ZIS secara nasional.

Pihaknya menyebut, peningkatan arus penghimpunan tersebut diharapkan berdampak langsung pada hasil penyaluran ZIS yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin serta kaum yang membutuhkan.

"BAZNAS sangat menyambut baik sinergi bersama Bank BSN. Ini kolaborasi yang sangat strategis. Melalui kolaborasi ini, kami harapkan potensi ZIS dapat tercapai sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan umat serta mengentaskan kemiskinan," tegas Sodik.

Sodik turut berharap kemitraan bersama Bank BSN ini dapat menyokong keberhasilan 13 Program Prioritas BAZNAS.

 Cakupan program tersebut meliputi pemenuhan bermacam kebutuhan masyarakat, mulai dari penanggulangan kemiskinan, sektor pendidikan, kesehatan, ketersediaan hunian, pangan, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, hingga tanggap bencana.

Program-program prioritas tersebut dirancang untuk mencukupi kebutuhan dasar masyarakat, menggenjot kapasitas sumber daya manusia, mendorong kemandirian roda ekonomi, serta merespons berbagai keadaan darurat.

Di sisi lain, Alex menambahkan bahwa posisi struktur keuangan Bank BSN yang solid menjadi penopang utama perseroan dalam memperluas daya jangkau ekosistem syariah. 

Langkah kerja sama dengan BAZNAS menjadi bagian integral dari strategi pengembangan layanan digital Bank BSN lewat platform Bale Syariah, yang per Juli 2026 telah mencatatkan lebih dari 225.000 pengguna dengan volume transaksi melampaui 2 juta kali bernilai Rp 4,88 triliun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index