IHSG Ditutup Naik ke 6.482, Saham BYAN hingga JARR Melesat

IHSG Ditutup Naik ke 6.482, Saham BYAN hingga JARR Melesat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Selasa (18/8/2026) dengan penguatan hingga mencapai level 6.482,57. Laju kenaikan indeks terdorong oleh pergerakan positif sejumlah saham, seperti BYAN serta deretan emiten terafiliasi Haji Isam.

Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat 1,26 persen atau naik 80,68 poin ke posisi 6.482,57. Pada awal perdagangan, indeks komposit dibuka di level 6.448,82 dan sempat melaju hingga menyentuh angka tertingginya pada posisi 6.490,64.

Berdasarkan pencatatan, sebanyak 397 saham mengalami penguatan, 218 saham melandai, dan 178 saham tidak mengalami perubahan posisi (stagnan). Adapun total kapitalisasi pasar terakumulasi hingga Rp11.416,17 triliun.

Di jajaran emiten berkapitalisasi pasar besar (big caps), lompatan harga paling tinggi dibukukan oleh PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) yang melesat 19,97 persen menuju Rp17.275 per saham, diikuti PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang terangkat 1,41 persen menjadi Rp1.800 per saham.

Penguatan tipis turut dialami saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) sebesar 0,41 persen ke Rp6.075 dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang menguat 0,21 persen ke level Rp4.790.

Di sisi lain, pergerakan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menjadi salah satu penekan laju indeks setelah ditutup melemah 2,99 persen ke Rp975. Penurunan disusul oleh saham PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) yang terdepresiasi 2,86 persen menuju Rp5.100.

Indeks komposit mengawali langkah awal pekan ini di zona hijau seusai ditutup melesat pada akhir perdagangan sesi I. Menurut data BEI, IHSG tercatat menguat 1,26 persen atau merangkak ke level 6.483,12 pada siang harinya.

Laju positif indeks tersebut disokong oleh melonjaknya harga sejumlah saham sektor teknologi hingga emiten yang terafiliasi dengan pengusaha asal Kalimantan Selatan, Samsudin Andi Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam.

Hasil riset harian Mirae Asset memperlihatkan bahwa saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) melesat 23,1 persen, sedangkan PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) menguat 10,1 persen.

Di saat bersamaan, laporan itu turut mencatat reli kencang pada saham-saham emiten terafiliasi Grup Haji Isam, antara lain PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) yang melonjak 24,9 persen dan PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) yang terangkat 22,9 persen.

Tren positif IHSG ini berlawanan dengan dinamika mayoritas bursa kawasan Asia yang cenderung tertekan pada perdagangan siang hari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index