IHSG Berpeluang Rebound ke Target 6.544, Cek Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Berpeluang Rebound ke Target 6.544, Cek Saham Pilihan Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA - Sejumlah analis menyoroti adanya potensi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta membagikan rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan Rabu (12/8/2026).

Merujuk pada data BEI, Selasa (11/8/2026), IHSG ditutup melandai 1,53 persen menuju level 6.267,88. Dalam rentang perdagangan harian, indeks bergerak pada kisaran 6.388,58 hingga 6.230,10. 

Dari keseluruhan konstituen, tercatat 148 saham menguat, 567 saham melemah, dan 248 saham bergerak stagnan.

Dari barisan saham penghuni LQ45, tekanan koreksi dialami oleh PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) yang menyusut 6,75 persen ke posisi Rp442, PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) yang tergerus 5,45 persen ke Rp2.080, serta PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang melandai 5,23 persen ke Rp1.540.

Pelemahan serupa membayangi PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang turun 4,81 persen ke level Rp178, PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) yang terperosok 4,56 persen ke Rp1.885, serta PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang terkoreksi 3,95 persen ke Rp2.920.

Sebaliknya, pergerakan positif dicatatkan oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang terangkat 3,47 persen ke level Rp1.340, PT Indosat Tbk. (ISAT) yang menanjak 2,38 persen ke Rp2.150, serta PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang naik 1,91 persen menuju Rp800.

Tren apresiasi turut dibukukan oleh PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) yang menguat 1,46 persen ke Rp695, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang naik 1,41 persen ke Rp720, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang naik 0,72 persen ke Rp1.395.

Tim riset MNC Sekuritas menjelaskan bahwa posisi IHSG dalam skenario terbaik (best case/hitam) diperkirakan tengah berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], yang mengindikasikan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan target di kisaran 6.440—6.544.

"Worst case [merah], IHSG sudah menyelesaikan wave [a] pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave [b]," seperti dikutip dalam riset MNC Sekuritas, Rabu (12/8/2026).

Para analis memperkirakan titik support IHSG berada di kisaran 6.201 dan 6.029, sedangkan area resistance berada di level 6.454 dan 6.599.

Pihak MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mempertimbangkan opsi buy on weakness pada saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), PT Harum Energy Tbk. (HRUM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), serta opsi trading buy untuk saham PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS).

Berdasarkan data IDX Mobile pukul 09.01 WIB, IHSG dibuka menguat 0,19 persen atau naik 11,60 poin menuju level 6.279,48. Sesi perdagangan dibuka dengan volume transaksi mencapai 629,6 juta saham senilai Rp219,4 miliar, sehingga kapitalisasi pasar tercatat berada di angka Rp10.973 triliun.

Mencermati gerak saham berkapitalisasi besar (big caps) saat pembukaan pasar, saham BREN menguat 0,30 persen ke Rp3.320, BMRI naik 0,49 persen ke Rp4.140, AMMN terangkat 0,71 persen ke Rp4.280, ASII naik 0,62 persen ke Rp4.900, DSSA menguat 0,53 persen ke Rp950, BRPT naik 1,37 persen ke Rp1.845, serta BBNI yang dibuka menguat 0,28 persen ke level Rp3.560.

Di lain sisi, saham BBCA mengawali perdagangan dengan penurunan 0,40 persen ke posisi Rp6.275, BBRI melemah 0,32 persen ke Rp3.080, dan TLKM mengalami koreksi 0,38 persen menuju Rp2.600.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index