Polda Metro Jaya Kerahkan Water Cannon Padamkan Kebakaran 26 Gudang di Tangerang

Rabu, 16 September 2026 | 22:46:00 WIB

SEBARIS.CO.ID — Sebanyak 26 bangunan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kabupaten Tangerang, Banten, terbakar pada Rabu. Polda Metro Jaya mengerahkan personel Brimob beserta kendaraan armoured water cannon (AWC) untuk mempercepat pemadaman dan mensterilkan area. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sementara api diduga berasal dari korsleting listrik.

Kebakaran melanda kawasan Pergudangan Kosambi Permai di Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu. Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Metro Jaya diterjunkan membantu proses pemadaman.

Kepolisian mengerahkan kendaraan armoured water cannon (AWC) untuk menyemprotkan air langsung ke titik api. Armada itu sekaligus digunakan mengamankan area sekitar dari potensi perluasan dampak kebakaran.

Gudang Berisi Kasur Busa hingga Logistik Kontraktor

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menyatakan bangunan yang terbakar digunakan untuk menyimpan bahan kasur busa, material bangunan, logistik kontraktor, serta sejumlah gudang kosong. Pengerahan personel dan armada AWC disebut sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemadaman.

"Personel Brimob segera merespons dengan membantu proses pemadaman menggunakan AWC serta mengamankan area agar penanganan berjalan aman dan api tidak meluas," kata Henik dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurut pendataan awal, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api diduga dipicu oleh korsleting listrik, sementara total kerugian material masih dalam proses pendataan.

Delapan Unit Damkar Gabungan Dikerahkan

Proses pemadaman turut melibatkan delapan unit kendaraan pemadam kebakaran gabungan. Unsur yang terlibat mencakup Pemerintah Kabupaten Tangerang, Bandara Soekarno-Hatta, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, dan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat.

"Personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor melakukan penyemprotan langsung dan pengamanan sterilisasi area," tutur Henik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi kejadian. Langkah itu demi keselamatan sekaligus kelancaran akses evakuasi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kebakaran, mengikuti arahan petugas, serta memberikan akses bagi kendaraan pemadam. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan 110," imbuh Budi.

Penyebab Masih Didalami

Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun penyelidikan masih berjalan untuk memastikan sumber api.

Nilai kerugian material juga belum diumumkan. Petugas masih mendata bangunan dan isi gudang yang terdampak sebelum menetapkan angka final.

Terkini