Pasokan Dalam Negeri Cukup, Bawang Merah Brebes Diekspor ke Thailand

Senin, 14 September 2026 | 18:48:02 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan [FOTO: NET].

JAKARTA - Bawang merah asal Brebes, Jawa Tengah, mulai merambah pasar ekspor Thailand. Komoditas pertanian tersebut diberangkatkan langsung dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage (CAS) pada Sabtu (12/9/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan bahwa langkah ekspor ini dieksekusi usai ketersediaan pasokan bawang merah untuk kebutuhan domestik dipastikan tercukupi.

“Kami bersyukur kebutuhan bawang merah dalam negeri sudah terpenuhi. Sekarang kami dorong agar produksi terus meningkat sehingga petani mendapatkan pasar yang lebih luas dan harga yang lebih baik, termasuk pasar ekspor,” ujar menteri yang akrab disapa Zulhas tersebut dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2026).

Wilayah Brebes menempati posisi sebagai salah satu kawasan sentra utama penghasil bawang merah skala nasional. Wilayah ini memasok kisaran 20 persen dari total produksi bawang merah secara nasional serta menguasai 60 persen produksi di area Jawa Tengah. 

Hamparan luas tanam bawang merah di Brebes mencakup 30.000 sampai 35.000 hektare per tahunnya, dengan volume perolehan produksi berkisar 300.000 hingga 350.000 ton tiap tahun.

Di luar pasar Thailand, hasil panen bawang merah Brebes sebelumnya telah berhasil dipasarkan ke negara Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Zulhas mengutarakan jajaran pemerintah bakal secara konsisten memperlebar jangkauan pasar bawang merah, baik untuk skala pasar domestik maupun mancanegara.

“Jangan sampai petani sudah produksi banyak, tetapi pasarnya tidak ada. Karena itu pemerintah hadir memastikan ada pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” kata dia.

Serapan Bawang Merah

Pihak pemerintah turut memacu tingkat penyerapan komoditas bawang merah di ranah domestik melalui implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Skema program ini difungsikan sebagai salah satu wadah penampung guna menyerap hasil panen bawang merah milik petani di kala volume pasokan melimpah.

Selain agenda perluasan pasar, pemerintah siap memperkokoh lini perbenihan beserta tingkat produktivitas tanaman bawang merah. 

Langkah terobosan ini meliputi upaya pemangkasan ketergantungan terhadap impor bibit serta pembenahan mutu kualitas bawang merah supaya selaras dengan kriteria permintaan pasar ekspor.

Zulhas menilai bahwa peningkatan kapasitas produksi, pembenahan sistem tata kelola, dan ekspansi penetrasi pasar menjadi kunci utama untuk memperkuat daya saing komoditas bawang merah Brebes di gelanggang global.

Tags

Terkini