Cek Bansos Kemensos September 2026, Intip Daftar Penerima via HP

Minggu, 13 September 2026 | 16:41:31 WIB
Tangkapan layar cek desil di cekbansos.kemensos.go.id [FOTO: NET].

JAKARTA - Cek bansos Kementerian Sosial (Kemensos) September 2026 penting bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pengecekan bansos Kemensos sekalian melihat pengelompokan desil di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Hanya lewat HP dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP bisa mengetahui jenis bansos. Simak langkahnya berikut ini dikutip dari laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Cara Cek Bansos

Setidaknya ada dua cara mengecek status bansos dan desil secara online, melalui cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi Cek Bansos.

Cek lewat situs cekbansos.kemensos.go.id

Buka browser di HP

Akses laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id

Masukkan NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia

Isi kode verifikasi atau captcha

Klik "Cari Data"

Setelahnya muncul nama penerima, kelompok desil, hingga jenis bantuan yang diterima. Kemudian cara selanjutnya melalui aplikasi Cek Bansos.

Cara cek desil di aplikasi Cek Bansos

Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store

Pilih menu Cek Bansos

Masukkan NIK KTP

Klik 'Cari Data'

Hasil pencarian segera muncul menunjukkan kelompok desil hingga jenis bantuan apabila berhak menerimanya. Untuk diketahui ada beberapa jenis bansos tahap 3 2026 yang cair bulan Agustus ini.

Jenis Bansos Tahap 3 2026

Penyaluran bansos tahap III 2026 dilakukan secara bertahap. Berikut beberapa jenis bansos tersebut:

Program Keluarga Harapan (PKH)

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Rp 600.000 (dibagi per bulan Rp 200.000)

Bantuan pangan beras 30 kilogram (Kg)

Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN)

Tidak semua keluarga menerima jenis bansos yang sama, bantuan yang diterima tergantung pada kriteria program, kondisi sosial ekonomi, hingga pemutakhiran data di DTSEN.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan DTSEN dan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) sebagai dasar pemutakhiran desil untuk salurkan bansos tepat sasaran.

Akurasi Data DTSEN

Akurasi data digunakan untuk salah satunya penetapan penerima bansos supaya tepat sasaran. Data dari SE26 dinilai dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus kondisi sosial ekonominya terbaru.

BPS sekalian memakai metode pemodelan Proxy Means Test (PMT) untuk memperkuat ketepatan pengelompokan kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam DTSEN.

"Salah satu yang menjadi data yang mungkin bisa kami gunakan adalah salah satunya adalah dari Sensus Ekonomi 2026. Makanya mohon nanti dengan kualitas data Sensus Ekonomi di mana partisipasi Bapak, Ibu semua di sini menjadi bagian penting dari Sensus Ekonomi yang bisa tidak hanya meng-capture kegiatan ekonomi di masyarakat tetapi juga bisa meng-capture bagaimana kondisi sosial ekonominya aja," jelas Direktur Metodologi dan Sains Data BPS Setia Pramana, Jumat (11/9/2026).

Setia mengingatkan DTSEN merupakan data yang bersifat dinamis karena kondisi sosial ekonomi masyarakat terus berubah. Pemutakhiran data mesti terus dilakukan untuk memastikan bansos tepat sasaran.

Tags

Terkini