Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Perkuat Pangan dan Energi

Minggu, 13 September 2026 | 16:31:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia terus memperkuat ketahanan pangan hingga sektor energi agar tidak mudah didikte maupun bergantung pada negara lain.

Hal tersebut ditegaskan oleh beliau saat menyampaikan pidato dalam ajang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026).

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ucap Prabowo dalam acara itu melansir dari laman resmi presidenri.go.id, Minggu (13/9/2026).

Ia juga menyampaikan, ketangguhan suatu bangsa dapat terwujud bilamana pemerintah beserta rakyat mampu bersatu padu. 

Kesatuan tersebut dapat tercipta apabila pemerintah sanggup mencukupi kebutuhan pangan hingga energi bagi seluruh masyarakat.

"Dengan bersatu, kami juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kami, lewat kemampuan kami untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kami, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kami membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” sambung dia.

Prabowo optimistis, lewat keikutsertaan di BRICS, Indonesia sanggup memperluas sekaligus memperkokoh kolaborasi dengan negara mitra di pelbagai sektor demi menopang ketahanan.

 Salah satu sektor yang dipandang strategis untuk dipererat kerjasamanya antarnegara yakni bidang energi.

Presiden RI tersebut turut mengutarakan bahwa penguatan ketahanan energi di seluruh area menjadi langkah Indonesia dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kami menghubungkan sistem energi kami dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kami untuk mendorong perekonomian kami, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” pungkas dia.

Tags

Terkini