NexAI Patok Harga Rights Issue Rp8.880, Bidik Dana Rp2,54 Triliun

Jumat, 11 September 2026 | 00:52:32 WIB
PT NexAi Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) resmi menetapkan harga pelaksanaan rights issue [FOTO: NET].

JAKARTA - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menetapkan harga pelaksanaan serta rasio Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue bernilai total Rp 2,54 triliun. 

Langkah korporasi ini dieksekusi setelah mengantongi restu para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Senin (7/9/2026).

NexAI bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 285.732.512 lembar saham baru dengan patokan harga pelaksanaan Rp 8.880 per saham. Setiap kepemilikan 100 saham lama berhak atas 15 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Pemegang saham pengendali NexAI, PT Nextier Datamate Center (NDC), akan mengeksekusi seluruh porsi HMETD yang menjadi haknya dengan alokasi dana sebesar Rp 1,65 triliun.

Presiden Direktur NexAI Ahmad Zulfikar menyampaikan bahwa perolehan dana hasil rights issue bakal dialokasikan untuk menyokong ekspansi pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI data center).

“Ini adalah langkah konkret bagi kami untuk merealisasikan visi transformasi perseroan. Data center kami dirancang untuk mendukung kebutuhan hosting chip AI dengan teknologi terbaru yang tersedia di industri saat ini,” ujar Ahmad Zulfikar melalui keterangan pers, Jumat (11/9/2026).

Merujuk pada prospektus singkat, perolehan dana dari rights issue tersebut disuntikkan sebagai alokasi modal kepada dua entitas anak usaha NexAI, yakni PT Nextier Askara Center (NAC) serta PT Nextier GenAi Center (NGC). 

Kedua entitas tersebut akan menggarap AI data center dengan total kapasitas mencapai 102 megawatt (MW).

Saat ini, NAC telah menjalankan operasional pusat data berkapasitas 6 MW. Perusahaan tersebut tengah menambah daya tampung sebesar 36 MW yang berlokasi di Jababeka, Jawa Barat.

Sementara itu, NGC sedang menyelesaikan konstruksi AI data center berkapasitas 60 MW di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah.

Di samping mendanai pengembangan AI data center, perolehan dana rights issue turut diperuntukkan bagi pengambilalihan hak tagih piutang NDC dari NAC dan NGC. 

Keputusan tersebut menjadi bagian dari skema penataan serta penguatan struktur permodalan usaha demi menopang strategi baru NexAI.

Tags

Terkini