ESDM Jaga Stok LPG 3 Kg Meski Konsumsi Diproyeksi Melebihi Kuota

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:10:19 WIB
Tabung LPG 3 kg [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkomitmen untuk terus menjamin ketersediaan LPG 3 kg, walau tingkat konsumsi komoditas bersubsidi tersebut diperkirakan bakal melampaui batasan kuota yang disepakati dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

"Negara hadir untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap tersedia," ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia kepada ANTARA di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Anggia menegaskan bahwa pihak pemerintah tentu tidak menghendaki warga menghadapi kelangkaan atau kendala saat memperoleh LPG 3 kg.

Oleh sebab itu, lanjut dia, pemerintah pastinya bakal mencermati dan memperhitungkan secara mendalam terkait volume kebutuhan serta penyaluran LPG 3 kg.

Jika penyesuaian kuota memang amat dibutuhkan mengacu pada realisasi di lapangan, Anggia menyebutkan pemerintah bakal mengkaji ulang berdasarkan regulasi yang ada.

"Jangan sampai masyarakat yang memang membutuhkan justru mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg," kata dia.

Namun demikian, ia menggarisbawahi bahwa inti dari masalah ini tidak semata-mata bergantung pada langkah penambahan alokasi kuota.

Jikalau angka konsumsi LPG 3 kg saban tahun konsisten merangkak naik, menurut Anggia, langkah penanganan yang diambil tak cukup sekadar memperbesar kuota.

"Kalau solusinya hanya menambah kuota, persoalan subsidi tidak pernah selesai. Yang harus kami benahi adalah tata kelolanya," ujar Anggia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman sewaktu Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI pada Rabu (26/8/2026) mengungkapkan bahwasanya realisasi distribusi LPG 3 kg hingga bulan Juli 2026 telah menyentuh 5,05 juta ton dari total penetapan kuota 8 juta ton di APBN 2026.

Ia memperkirakan sampai dengan penghujung tahun 2026, total distribusi LPG 3 kg bakal menembus 8,677 juta ton atau setara 108,46 persen dari batas kuota.

Di sisi lain, memasuki tahun 2027, estimasi penggunaan LPG 3 kg diprediksi berpotensi melonjak dibanding tahun 2026.

Merujuk pada dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, besaran kuota LPG 3 kg dipatok pada angka 8,9 juta ton, lebih tinggi jika disandingkan dengan kuota LPG 3 kg pada APBN 2026.

Laode memaparkan bahwasanya tren pemakaian LPG 3 kg memang senantiasa merangkak naik dari tahun ke tahun.

Tags

Terkini