Pembibitan Kopi dan Kakao di Lampung Serap hingga 200 Tenaga Kerja

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:31:02 WIB
Kementerian Pertanian (Kementan) [FOTO: NET].

JAKARTA - Proses pembibitan tanaman kopi dan kakao berhasil membuka peluang kerja baru bagi warga di kawasan Lampung. Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan pihak CV Hikmah Tani guna memproduksi 2,6 juta batang bibit kopi serta kakao selama periode 2026. 

Sinergi ini sekaligus berdampak langsung pada terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

“Dengan adanya pekerjaan ini saya bisa memberdayakan lingkungan masyarakat di sini. Total pekerja saya per hari yang rutin itu sebanyak 70 orang, tapi di saat pengisian polybag itu bisa 150-200 orang,” ujar Direktur CV Hikmah Tani Agus Setiawan dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Agus menaruh harapan agar pihak pemerintah konsisten meneruskan program peremajaan maupun pemekaran lahan perkebunan. 

Menurut pengamatannya, skema program tersebut tak sekadar menguntungkan para petani, melainkan juga menghadirkan kemanfaatan bagi penduduk sekitar.

Semakin intensif agenda program direalisasikan, maka tingkat kebutuhan bibit bakal melonjak naik. Situasi tersebut otomatis memicu terciptanya lebih banyak kesempatan kerja bagi publik.

Bupati Tulang Bawang, Lampung, Qudrotul Ikhwan, memberikan apresiasi atas langkah pemerintah dalam menggenjot tingkat produksi kopi dan kakao. 

Pasalnya, dua komoditas tersebut dipandang memiliki peluang bisnis yang menjanjikan serta potensi pasar ekspor yang luas.

“Kami melihat pembibitan ini, kopi, juga coklat sangat baik. Harapan kami tanaman keras ini juga dapat ditanam karena ini tentunya untuk kebutuhan ekspor secara nasional,” kata Qudrotul.

Kementan pada saat ini terus memacu optimalisasi produktivitas sektor kopi dan kakao selaku komoditas utama perkebunan. Guna merealisasikan agenda tersebut, Kementan memasok alokasi dana hingga Rp 350 miliar demi mengakselerasi pengembangan sektor perkebunan di wilayah Lampung.

Kucuran anggaran itu bakal dialokasikan untuk membarui tanaman kopi dan kakao yang tergolong uzur serta tak lagi produktif. 

Pihak regulator juga merangkul jajaran entitas swasta untuk menyediakan pasokan bibit bermutu tinggi. Pasokan bibit unggul tersebut akan dimanfaatkan guna menggantikan deretan tanaman tua.

Tags

Terkini