Kementan Kucurkan Rp 350 Miliar untuk Perluasan Kopi-Kakao Lampung

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:18:31 WIB
Kementerian Pertanian (Kementan) [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 350 miliar guna memperluas dan mengembangkannya sektor perkebunan kopi serta kakao di kawasan Lampung. 

Langkah pengembangan ini direalisasikan melalui perluasan cakupan lahan tanam.

"Target bantuan perkebunan itu 30.000 hektare. 18.000 hektare untuk kopi dan kakao. Nilainya kurang lebih Rp 350 miliar untuk Lampung. Insya Allah ini sangat bermanfaat untuk petani,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Adapun sisa area seluas 12.000 hektare yang dialokasikan oleh pemerintah bakal diperuntukkan bagi budidaya tanaman tebu di Lampung.

Amran menggarisbawahi bahwa aneka bentuk fasilitas dari pemerintah ini disalurkan tanpa dipungut biaya sedikit pun bagi para petani, mencakup pasokan bibit, proses pengolahan lahan, hingga sokongan operasional penanaman.

“Sekali lagi, semua gratis. Bibit gratis, biaya penanaman gratis, biaya olah gratis. Gratis untuk petani Indonesia. Itu dari Bapak Presiden Republik Indonesia,” ungkap Amran.

Di samping itu, Kementan turut merangkul pihak swasta yakni CV Hikmah Tani guna memasok batang bibit komoditas kopi dan kakao hingga mencapai 2,6 juta batang sepanjang tahun 2026.

“Alhamdulillah untuk tahun 2026 ini CV Hikmah Tani dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan kopi robusta sebanyak 600.000 batang, kopi stek berakar sebanyak 200.000 batang serta benih kakao sambung pucuk sebanyak 1.800.000,” kata Direktur CV Hikmah Tani Agus Setiawan.

Sebanyak 600.000 batang tanaman kopi robusta didistribusikan ke kawasan Kabupaten Pesisir Barat serta Tanggamus, disusul 200.000 batang kopi stek berakar untuk area Kabupaten Way Kanan.

Sementara itu, pasokan 1,8 juta batang kakao varietas sambung pucuk bakal disalurkan menuju Kabupaten Lampung Barat, Lampung Tengah, dan Lampung Selatan. 

Melalui dukungan bibit unggul ini, perkebunan kakao maupun kopi diharapkan mampu berkembang optimal di wilayah Lampung.

Tags

Terkini