LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan 26 Agustus, Prabowo Hadir?

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:42:02 WIB
Ilustrasi: LRT Kelapa Gading-Manggarai [FOTO: NET].

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal meresmikan perpanjangan jalur LRT rute Kelapa Gading—Manggarai pada Rabu, 26 Agustus 2026. 

Kendati demikian, rencana tersebut masih berstatus tentatif lantaran berlangsung di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan serta penanggulangan pascagempa di NTT.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan bahwasanya proses pembangunan fisik LRT Jakarta menuju Manggarai pada dasarnya telah selesai secara keseluruhan atau 100%.

Agenda peresmian oleh Presiden Prabowo Subianto memang telah diagendakan pada 26 Agustus 2026. Namun demikian, kepastian pelaksanaannya akan sangat bergantung pada penyesuaian agenda Kepala Negara.

“Kami mengusulkan tanggal 26 Agustus. Waktunya tentunya mengikuti waktu Bapak Presiden Prabowo Subianto, apakah pagi ataupun sore ataupun hari lain. Karena memang sekarang ini beliau sedang melakukan penanganan berkaitan dengan kebakaran hutan dan juga gempa yang ada di NTT,” ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun LRT Manggarai, Senin (24/8/2026).

Hal ini mengingat dalam kurun seminggu terakhir, Presiden Prabowo tengah mencurahkan perhatian pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penanggulangan dampak gempa di NTT.

Terhitung sejak Sabtu (22/8/2026), Presiden Prabowo melakukan penerbangan menuju Kalimantan dan melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Sumatra pada Senin (24/8/2026).

Sementara itu, menyongsong momen peresmian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan terus mengintensifkan tahapan pengujian dan pengecekan teknis operasional perpanjangan rute tersebut.

Pramono beserta jajarannya pun terpantau sudah beberapa kali melangsungkan uji coba operasional jaringan kereta yang menghubungkan kawasan Jakarta Selatan hingga Jakarta Utara tersebut.

Adapun saat melangsungkan peninjauan bersama jajaran protokoler Istana tadi pagi, Pramono enggan membeberkan detail catatan operasional dari pihak Istana dan memastikan pengawalan acara akan dilaksanakan secara ketat.

“Memang sudah dilakukan dalam persiapan dalam protokol yang tidak bisa kami sampaikan secara terbuka kepada publik. Tetapi intinya karena yang meresmikan Bapak Presiden, protokolnya pasti dibuat sangat ketat,” ujarnya.

Sebagai informasi, proyek LRT Kelapa Gading—Manggarai yang menyerap anggaran sebesar Rp12,1 triliun ini membentang sepanjang 12,2 kilometer serta dilengkapi 11 stasiun pemberhentian. 

Koridor ini diyakini sanggup mengurai kemacetan lalu lintas di wilayah Jakarta Selatan, Timur, hingga Utara.

Setiap rangkaian (trainset) LRT Jakarta terdiri atas dua gerbong yang mampu mengangkut kisaran 273 penumpang dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam. Berbeda dari armada KRL maupun LRT Jabodebek, unit kereta LRT Jakarta diimpor langsung dari Korea Selatan.

Mengenai besaran tarif perjalanan, LRT rute Manggarai—Kelapa Gading bakal memberlakukan tarif flat senilai Rp5.000 pada tahap awal operasionalnya. 

Pramono menuturkan bahwa saat ini pihaknya masih mematangkan skema besaran tarif. Ia berharap penetapan tarif resmi LRT Jakarta tersebut sudah dapat diumumkan pada Oktober mendatang.

“Jadi untuk sementara sampai dengan Oktober nanti tarifnya masih menggunakan tarif flat yang ada sekarang ini, Rp5.000 per transportasinya,” ujarnya.

Tags

Terkini