BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es di Lanny Jaya dan Puncak Papua

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:10:02 WIB
Tampak warga terdampak hujan es di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan [FOTO: NET].

JAYAPURA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura memberikan penjelasan mengenai fenomena hujan es yang menerjang sejumlah daerah di Kabupaten Lanny Jaya dan Puncak, Papua Pegunungan.

Prakirawan BMKG Wilayah V Jayapura, Arif, menyampaikan bahwasanya fenomena alam tersebut disebabkan oleh pembentukan awan Cumulonimbus (Cb) yang amat masif di area terdampak. 

Tipe awan ini mempunyai suhu puncak yang sangat dingin sehingga mampu membentuk butiran es.

Berdasarkan penuturan Arif, faktor topografi Lanny Jaya dan Puncak yang terletak pada ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) ikut memengaruhi terjadinya hujan es tersebut.

“Saat terjadi awan Cumulonimbus yang sangat masif dengan suhu amat dingin, butiran es yang turun tidak sempat mencair menjadi air hujan akibat atmosfer dan permukaan daratan di wilayah tinggi tersebut yang juga sangat dingin,” kata Arif ketika ditemui di kantor BMKG Jayapura, Senin (24/8/2026).

Arif menerangkan, fenomena hujan es tidak mempunyai periode maupun durasi tahunan yang pasti. Kendati demikian, peluang kemunculan fenomena tersebut cenderung naik sewaktu musim kemarau.

Menurut dia, teriknya pemanasan sinar matahari di pagi hari dapat memicu proses penguapan berlangsung secara cepat. Keadaan tersebut lantas mendorong pertumbuhan awan Cumulonimbus menjadi lebih besar dan masif pada sore hingga malam hari.

Walau laporan fenomena hujan es hingga kini tercatat di Kabupaten Lanny Jaya serta Puncak, BMKG tetap mengimbau warga di area dataran tinggi lainnya untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

“Tidak menutup kemungkinan wilayah lain di sekitarnya yang memiliki topografi dataran tinggi juga berpotensi mengalami fenomena serupa,” pungkas Arif.

Tags

Terkini