JAKARTA - Pemerintah didorong untuk memacu langkah eksplorasi serta pengembangan cadangan minyak dan gas (migas) nasional. Langkah tersebut dinilai krusial guna menggenjot volume produksi dalam negeri sekaligus memangkas tingkat ketergantungan pada impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM).
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Eddy Soeparno menyampaikan, penguatan eksplorasi hulu migas mesti dijadikan prioritas guna memicu kenaikan lifting migas nasional.
Peningkatan produksi yang lebih solid diharapkan mampu mendongkrak pemenuhan kebutuhan energi yang bersumber dari dalam negeri.
"Ketahanan energi merupakan hal yang sangat penting, sehingga kami harus mempercepat, memperkuat eksplorasi untuk melakukan peningkatan dari lifting migas kami,” kata Eddy dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).
“Hal itu penting agar kami bisa mengurangi impor minyak mentah dan BBM yang selama ini kami lakukan, termasuk juga memenuhi kebutuhan gas di dalam negeri," lanjut Eddy.
Berdasarkan pandangan Eddy, pemenuhan pasokan gas domestik turut memegang peranan strategis di tengah agenda transisi energi.
Gas bumi dianggap sanggup menjadi salah satu energi perantara menuju sistem energi yang lebih bersih karena menghasilkan emisi lebih rendah jika dibandingkan beberapa sumber energi fosil lainnya.
Maka dari itu, percepatan eksplorasi membutuhkan topangan iklim investasi yang sehat.
Eddy menganggap sinergi antara Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah terjalin cukup solid. Walau begitu, masih ada sejumlah aspek regulasi yang mesti disempurnakan.
"Sejauh ini kolaborasi KKKS dengan SKK Migas sudah cukup bagus, tapi saya kira perlu ada perhatian terhadap masukan yang diberikan oleh asosiasi KKKS yang berada di bawah Indonesian Petroleum Association (IPA) yang menekankan pada 3 hal, yaitu penguatan terhadap kepastian hukum, konsistensi kebijakan, dan insentif fiskal," ujarnya.
Di samping mengejar proyek eksplorasi berskala besar, Eddy menganggap tata kelola sumur migas rakyat secara sah menurut hukum sanggup memberikan maslahat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.
Legalitas aktivitas tersebut dinilai sanggup membuka lapangan kerja baru sekaligus mendongkrak pendapatan daerah dari sektor pertambangan dan eksplorasi migas.
"Jadi ini saling mengisi, saling menunjang, tetapi yang paling penting, ini adalah sebuah kegiatan yang bisa dilaksanakan oleh masyarakat oleh rakyat yang tadinya ilegal menjadi legal,” jelasnya.
“Jadi, yang tadinya masyarakat sulit mendapatkan pekerjaan, bisa mendapatkan pekerjaan, dan yang sedianya belum ada pemasukan asli daerah dari aspek pertambangan atau eksplorasi migas rakyat, sekarang ada untuk daerah," lanjut dia.
Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menganggap kebijakan SKK Migas yang mendorong eksplorasi laut dalam sekaligus melegalkan sumur rakyat merupakan langkah strategis guna menopang kenaikan cadangan serta produksi migas nasional.
"Saya kira ini langkah strategis yang harus dilakukan dan ini sudah dilakukan oleh SKK Migas. Saya kira perlu kami apresiasi," ungkap Komaidi.
Menurut Komaidi, pemangkasan durasi birokrasi turut menjadi faktor krusial supaya hasil eksplorasi bisa segera memasuki fase produksi. Ia mencontohkan proyek ENI North Ganal yang bergeser dari penemuan eksplorasi menuju persetujuan Plan of Development (PoD) I hanya dalam kurun 10 bulan.
"Ketika POD-nya bisa dipercepat, nanti masa monetisasi atau eksploitasi atau produksinya juga bisa dipercepat. Kalau itu bisa dipercepat, ya semuanya akan untung," tuturnya.
Akselerasi eksplorasi migas, penggarapan proyek laut dalam, pemenuhan legalitas sumur rakyat, serta penyederhanaan alur investasi menjadi rangkaian strategi guna memperkuat pasokan energi dalam negeri.
“Dengan produksi nasional yang meningkat, ruang untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak mentah dan BBM pun semakin terbuka,” tegas Komaidi.
Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT