Futura (FUTR) Kucurkan US$120 Juta Proyek PLTP Baturaden

Jumat, 21 Agustus 2026 | 03:02:02 WIB
PT Futura Energi Global Tbk [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Futura Energi Global Tbk. (FUTR) menyediakan alokasi dana investasi berkisar US$120 juta guna mereaktivasi serta menggarap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah, yang menyimpan potensi daya hingga 220 MW.

Direktur Utama FUTR Anggara Suryawan menyampaikan bahwa perseroan membidik pelaksanaan reaktivasi proyek ini dapat bergulir pada kuartal IV/2026. 

Alur pengembangan bakal meliputi serangkaian tahapan, mulai dari studi teknis, persiapan kegiatan pemboran, sampai fase-fase pengembangan berikutnya.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan proses reaktivasi di kuartal IV/2026 dan pengembangan proyek berjalan dengan baik mulai dari kajian teknis, persiapan pengeboran, hingga tahapan pengembangan berikutnya,” ujar Anggara dalam acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, mengutip keterangan resminya, Kamis (20/8/2026).

Anggara memaparkan bahwa pengembangan tahap awal PLTP Baturaden diproyeksikan berkapasitas 30 MW, dari keseluruhan estimasi potensi pengembangan proyek yang menembus 220 MW. 

Demi merealisasikan tahap reaktivasi dan ekspansi awal ini, FUTR menaksir kebutuhan modal sekitar US$120 juta.

“Kami ingin memastikan setiap tahapan pengembangan dilakukan secara terukur dengan memperhatikan aspek teknis, keekonomian, dan kebutuhan investasi,” katanya.

Penggarapan energi bersih ini berjalan di tengah besarnya cadangan potensi panas bumi di tingkat nasional. Mengutip data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia menyimpan potensi panas bumi mencapai 23.202,77 MW atau berkisar 23,2 GW.

Namun demikian, jumlah kapasitas terpasang nasional baru menyentuh 2.776,39 MW atau sekira 11,6% dari total potensi yang ada. Dengan kata lain, masih terdapat sekitar 88,4% potensi yang belum dioptimalkan.

Selain memacu pertumbuhan secara organik melalui proyek Baturaden, FUTR juga mengincar peluang pertumbuhan anorganik dengan mengevaluasi proyek-proyek energi terbarukan lain, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro.

Anggara mengungkapkan bahwa jajaran proyek tersebut saat ini masih dalam proses uji tuntas (due diligence). Berbekal ekspansi portofolio ini, FUTR meyakini peluang pertumbuhan pada lini bisnis energi terbarukan masih terbuka sangat lebar.

Tags

Terkini