SR025 Mulai Ditawarkan, Bisa Jadi Tambahan Penghasilan Bulanan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:54:02 WIB
Ilustrasi investasi, Sukuk Ritel SR025 [FOTO: NET].

JAKARTA — Pemerintah resmi membuka masa penawaran Sukuk Ritel (SR) seri SR025 kepada masyarakat mulai Jumat (21/8/2026). Instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel ini menyediakan imbal hasil tetap yang disalurkan secara rutin setiap bulan, sehingga para pemodal tidak perlu menunggu hingga masa jatuh tempo untuk menikmati hasil investasinya.

Berdasarkan penjelasan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, sukuk ritel SR025 hadir dalam dua pilihan masa tenor, yakni SR025T3 dengan tenor tiga tahun dan SR025T5 dengan jangka waktu lima tahun.

Pemerintah menetapkan tingkat imbalan tetap sebesar 6,80 persen per tahun untuk seri SR025T3 serta 6,90 persen per tahun untuk seri SR025T5.

Melalui skema pencairan tersebut, SR025 mampu mengalirkan cash flow secara berkala kepada pemegang instrumen sepanjang masa kepemilikan. 

Bagi warga yang memiliki dana tak terpakai, imbalan bulanan ini dapat difungsikan sebagai penghasilan tambahan, tergantung pada besaran dana yang ditempatkan.

Investasi SR025 Rp 1 juta, dapat berapa setiap bulan?

Salah satu keunggulan SR025 adalah batas minimal pemesanan yang cukup terjangkau, yakni mulai Rp 1 juta. Patokan tersebut berlaku seragam untuk opsi SR025T3 maupun SR025T5.

Dengan besaran imbalan 6,80 persen per tahun, penempatan dana Rp 1 juta pada SR025T3 menghasilkan kupon kotor sekitar Rp 68.000 per tahun. Jika dikalkulasikan ke dalam 12 bulan, nilainya berkisar Rp 5.667 per bulan sebelum dikurangi pajak.

Sementara itu, penempatan dana Rp 1 juta pada SR025T5 dengan imbalan 6,90 persen per tahun memberikan kupon kotor sebesar Rp 69.000 per tahun atau setara Rp 5.750 per bulan sebelum pajak.

Hasil imbalan SR025 dikenai pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) bersifat final sebesar 10 persen. Dengan demikian, hitungan bersih imbalan untuk investasi Rp 1 juta adalah sekitar Rp 5.100 per bulan pada seri SR025T3 dan Rp 5.175 per bulan pada seri SR025T5. Skema tarif pajak ini menjadi salah satu keunggulan perpajakan pada instrumen SBN ritel.

Artinya, kian masif nominal modal yang disetorkan, semakin tinggi pula nilai imbalan yang ditransfer setiap bulan.

Kalau investasinya Rp 10 juta atau lebih?

Dengan dasar kalkulasi serupa, modal Rp 10 juta pada seri SR025T3 mencetak kupon kotor sekitar Rp 566.667 per tahun atau Rp 56.667 per bulan. Seusai pemotongan pajak 10 persen, penerimaan bersihnya berkisar Rp 51.000 per bulan.

Untuk opsi SR025T5, modal Rp 10 juta menghasilkan imbalan kotor sekitar Rp 575.000 per tahun atau sekitar Rp 57.500 per bulan. Setelah pajak, imbalan bersih yang masuk kantong investor mencapai Rp 51.750 per bulan.

Adapun jika penempatan dana SR025 mencapai Rp 50 juta, maka bakal menghasilkan kupon bersih setelah pajak sebesar Rp 255.000 per bulan untuk SR025T3 dan Rp 258.750 per bulan untuk SR025T5.

Simulasi tersebut dihitung berdasarkan besaran persentase kupon tahunan yang dibagi 12 bulan lalu dikurangi kewajiban pajak 10 persen. Pencairan riil akan merujuk pada regulasi teknis pembayaran imbalan SR025.

Berdasarkan pola tersebut, pemodal yang mengalokasikan dana Rp 100 juta bakal mengantongi sekitar Rp 510.000 per bulan dari seri SR025T3 atau Rp 517.500 per bulan dari seri SR025T5 setelah dipotong pajak.

Berapa modal untuk mendapatkan Rp 1 juta per bulan?

Perspektif lain yang dapat dipakai untuk membedah karakter SR025 yakni estimasi modal yang diperlukan apabila pemodal membidik pemasukan tambahan senilai Rp 1 juta setiap bulan.

Mengacu pada imbal hasil bersih sekitar 6,12 persen per tahun untuk seri SR025T3, perkiraan kebutuhan modal berada pada kisaran Rp 196 juta guna memperoleh imbalan bersih Rp 1 juta per bulan. 

Sedangkan pada seri SR025T5 dengan imbalan bersih 6,21 persen per tahun, modal yang dibutuhkan ada di kisaran Rp 193 juta.

Rincian angka tersebut bersifat simulasi yang mengacu pada kupon tetap serta pajak 10 persen, dan bukan jaminan mutlak investor menerima Rp 1 juta pas pada tiap periode karena detail pembayaran tunduk pada skema instrumen.

Untuk mengejar target kupon Rp 2 juta per bulan, proyeksi modal yang perlu disiapkan secara sederhana mencapai Rp 392 juta pada SR025T3 serta Rp 386 juta pada SR025T5.

Sementara itu, target imbalan Rp 5 juta per bulan memerlukan dana sekitar Rp 980 juta untuk seri SR025T3 dan Rp 966 juta untuk seri SR025T5.

Kapan kupon SR025 mulai dibayarkan?

Kendati masa penawaran perdana SR025 dibuka mulai 21 Agustus 2026, para investor tidak langsung mendapatkan transferan imbalan di bulan yang sama. Tahapan penawaran dijadwalkan berlangsung hingga 16 September 2026.

Merujuk pada agenda penerbitan, tahap setelmen atau penerbitan resmi SR025 akan dilaksanakan pada 23 September 2026. 

Penyaluran imbalan pertama dijadwalkan pada 10 Oktober 2026 yang bersatus short coupon, sehingga nominalnya belum sama dengan nilai imbalan bulanan penuh. Setelah momen tersebut, pencairan kupon rutin dikirimkan setiap tanggal 10.

Opsi SR025T3 akan purna tugas atau jatuh tempo pada 10 September 2029, sedangkan opsi SR025T5 bakal jatuh tempo pada 10 September 2031. 

Walhasil, pemodal yang mempertahankan kepemilikan hingga masa akhir akan menerima penyaluran kupon berkala sesuai agenda, lalu dana pokok investasi dibayarkan penuh saat jatuh tempo sesuai aturan penerbitan.

Lebih baik tenor 3 tahun atau 5 tahun?

Pembeda kedua seri SR025 ini tak cuma bersumber dari durasi jangka waktu, tetapi juga pada besaran persentase kuponnya. 

SR025T3 menawarkan imbalan tetap 6,80 persen per tahun dengan masa tenor tiga tahun. Adapun SR025T5 menyuguhkan imbalan tetap 6,90 persen per tahun dengan tenor lima tahun.

Dengan adanya selisih 0,10 poin persentase, pemegang SR025T5 memperoleh besaran imbalan sedikit lebih tinggi tiap bulannya untuk nilai modal yang identik. 

Namun, modal pada SR025T5 terkunci dalam jangka waktu lebih lama. SR025T3 jatuh tempo pada 2029, sementara SR025T5 baru rampung pada 2031.

Pertimbangan ini turut berkaitan erat dengan rencana likuiditas investor mengingat SR025 memiliki aturan minimum holding period sebelum diizinkan untuk diperjualbelikan di pasar sekunder.

SR025 bisa dijual sebelum jatuh tempo

SR025 bukan merupakan produk investasi yang wajib dipertahankan sampai habis masa tenornya. Seusai melewati batas minimum holding period, SR025 dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Bagi SR025, minimum holding period berlaku selama satu kali masa pembayaran imbalan dan aktivitas transaksi di pasar sekunder mulai dibuka pada 11 Oktober 2026. Kendati demikian, apabila dijual di pasar sekunder, investor akan terekspos dinamika harga pasar.

Nilai harga SR025 dapat berfluktuasi naik atau turun sehingga dana yang diperoleh ketika menjual sebelum jatuh tempo bisa berbeda dari nilai nominal awal. 

Oleh sebab itu, penerimaan imbalan bulanan dan mekanisme perdagangan di pasar sekunder merupakan dua hal yang terpisah. Imbalan tetap berpatokan pada tingkat persentase yang dikunci sejak awal, sementara harga jual di pasar sekunder bergerak mengikuti situasi pasar.

Modal Rp 1 juta sudah bisa mulai investasi SR025

DJPPR Kementerian Keuangan menerangkan, Sukuk Ritel merupakan instrumen pembiayaan yang ditawarkan pemerintah khusus bagi individu Warga Negara Indonesia. Lewat Sukuk Ritel, masyarakat dapat berinvestasi sekaligus berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan negara.

Untuk seri SR025, warga dapat mulai memesan dengan modal awal Rp 1 juta. Batas batas atas pemesanan ditetapkan senilai Rp 5 miliar untuk seri SR025T3 serta Rp 10 miliar untuk seri SR025T5. Jangka waktu penawaran berlangsung dari 21 Agustus sampai 16 September 2026.

Melalui skema penyaluran kupon tiap bulan, besaran imbalan yang diterima investor akan menyesuaikan nilai dana yang disetorkan. 

Semakin besar alokasi investasinya, semakin tinggi pula nominal imbalan bulanan yang didapatkan, dengan tingkat imbalan konsisten di angka 6,80 persen untuk SR025T3 dan 6,90 persen untuk SR025T5.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Tags

Terkini