JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak perusahaannya, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), membidik penyediaan konektivitas berbasis satelit di 17 lokasi yang tersebar di Maumere, Ruteng, dan Larantuka pascabencana gempa bumi yang menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Lewat tambahan konektivitas satelit tersebut, TelkomGroup berupaya memastikan masyarakat tetap terhubung di tengah situasi krisis.
VP Corporate Secretary Telkomsat Fino Arfiantono mengutarakan bahwa dalam kondisi darurat bencana, akses konektivitas merupakan kebutuhan yang amat krusial, baik bagi warga untuk saling berkomunikasi dan memperoleh kabar terkini maupun bagi para petugas dalam mengoordinasikan langkah penanganan di lokasi.
“Kami menargetkan dukungan konektivitas satelit dapat hadir di 17 titik di wilayah Maumere, Ruteng, dan Larantuka,” kata Fino dalam keterangan pada Selasa (18/8/2026).
Fino menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsat untuk menyajikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di saat akses komunikasi sangat diperlukan dalam situasi darurat.
Menurut pandangannya, pada kondisi bencana, hal paling utama adalah bagaimana penguasaan teknologi beserta kapabilitas yang dipunyai perusahaan sanggup menghadirkan dampak positif bagi publik.
Telkomsat dipastikan bakal terus berkolaborasi dengan TelkomGroup serta seluruh pemangku kepentingan guna mengawal proses pemulihan, sehingga jaringan komunikasi di daerah terdampak dapat kembali pulih dan menopang bermacam aktivitas di lapangan.
“TelkomGroup dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung proses pemulihan, sehingga akses komunikasi di wilayah terdampak dapat kembali tersedia dan mendukung berbagai kebutuhan di lapangan,” kata Fino.
Di sisi lain, EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto mengungkapkan bahwa perbaikan infrastruktur di beberapa lokasi masih memerlukan waktu dan dijalankan bertahap.
“Kami perlu memastikan seluruh sumber daya dan kapabilitas TelkomGroup bisa dikerahkan secara efektif untuk membantu proses tersebut, termasuk melalui pemanfaatan layanan satelit Telkomsat,” kata Rachmad.
Penyiapan konektivitas satelit tersebut melengkapi deretan proses pemulihan jaringan yang tengah berjalan. Sampai saat ini, sejumlah ruas jaringan fiber optic, site BTS, beserta sarana pendukung lainnya sudah berhasil dipulihkan dan beroperasi kembali.
Ditinjau dari aspek layanan, fasilitas posko internet gratis di beberapa tempat serta opsi Paket Darurat bagi para pengguna Telkomsel masih tetap beroperasi dan dapat diakses melalui 88820#.
TelkomGroup juga menegaskan komitmennya untuk terus menerjunkan tim teknis guna mengakselerasi pemulihan konektivitas di wilayah terdampak, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja.
Rincian informasi mengenai perkembangan pemulihan jaringan, kantor operasional, hingga layanan pelanggan TelkomGroup dapat diakses lewat Hotline Tanggap Bencana di nomor 0800-111-9000 maupun saluran media sosial resmi Telkom Indonesia.