Gempa Flores: PLN Fokus Pulihkan Jaringan Distribusi Listrik

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:03:32 WIB
Petugas PLN tengah melakukan pemulihan sistem kelistrikan [FOTO: NET].

JAKARTA — PT PLN (Persero) mengalihkan fokus pemulihan sistem kelistrikan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dari sisi pasokan utama menuju jaringan distribusi usai seluruh 11 gardu induk (GI) yang kena dampak gempa bumi magnitudo 7,7 berhasil dipulihkan total.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, perbaikan jaringan distribusi kini menjadi fokus utama setelah ketersediaan pasokan listrik kembali aman. Saat ini, masih ada satu penyulang yang mengalami gangguan akibat imbas gempa serta material longsor.

“Seluruh kekuatan dan personel kami kerahkan secara all-out untuk memperbaiki dan mengganti tiang-tiang yang rusak. Kami berharap penyulang yang masih mengalami gangguan dapat segera dipulihkan hari ini, sepanjang kondisi kebencanaan memungkinkan,” kata Darmawan melalui keterangan resminya, Minggu (16/8/2026).

Guncangan gempa berkekuatan M7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pagi mengakibatkan sejumlah infrastruktur kelistrikan mengalami kerusakan. Sejumlah tiang listrik dilaporkan rubuh serta patah sehingga memerlukan tindakan penanganan maupun penggantian.

Darmawan menjelaskan, PLN langsung menerjunkan seluruh sumber daya setelah gempa menerjang guna mengamankan infrastruktur sekaligus memulihkan aliran listrik secara bertahap. Keselamatan warga serta petugas senantiasa menjadi prioritas utama dalam proses perbaikan tersebut.

Sementara itu, dari ranah pembangkitan, daya mampu pasok PLN telah menyentuh angka 111 megawatt (MW). Kapasitas tersebut berada di atas tingkat beban listrik saat ini yang sekitar 95 MW maupun pemakaian dalam kondisi normal di kisaran 105 MW.

“Alhamdulillah, dari sisi pembangkitan daya mampu pasok sudah mencapai 111 MW. Ini lebih dari cukup untuk melayani beban saat ini sekitar 95 MW maupun kondisi normal sekitar 105 MW. Seluruh 11 gardu induk juga sudah pulih 100%. Artinya, dari sisi pasokan utama kami sudah sangat siap,” ujar Darmawan.

Pemulihan seluruh GI menjadi tonggak penting guna mengembalikan sistem pasokan utama sekaligus mempercepat penyaluran daya menuju jaringan distribusi dan para pelanggan di berbagai penjuru Flores.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono mengutarakan, dua daerah yang terdampak cukup parah berada di Kabupaten Nagekeo dan Reo. 

PLN kini memetakan secara terperinci titik-titik kerusakan beserta kebutuhan penanggulangan di kedua wilayah tersebut. Petugas, pasokan material, dan peralatan dimobilisasi secara masif serta terpusat demi percepatan pemulihan.

“Kami mengerahkan personel, material, dan peralatan secara masif dan terfokus ke wilayah Nagekeo dan Reo. Apabila diperlukan, dukungan tambahan akan segera dimobilisasi dari wilayah lain untuk mempercepat pemulihan jaringan dan memastikan pelanggan di wilayah terdampak dapat kembali mendapatkan pasokan listrik,” ujar Eko.

PLN pun menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri dalam penanganan imbas bencana gempa. Sinergi ini dilakukan guna memastikan proses penanganan berjalan cepat, aman, serta terarah.

Eko menegaskan proses pemulihan bakal terus dikawal sampai seluruh pelanggan kembali menikmati aliran listrik. Namun, gempa susulan yang masih kerap terjadi membuat faktor keselamatan petugas tetap menjadi perhatian utama.

“Kami akan terus mengawal langsung sampai seluruh pelanggan kembali menyala. Namun, di tengah kondisi gempa susulan yang masih terjadi, keselamatan personel tetap menjadi prioritas. Kami harus bergerak cepat, tetapi tetap memastikan setiap langkah di lapangan dilakukan dengan aman,” tegasnya.

Di samping jaringan distribusi, PLN mengedepankan pasokan listrik untuk fasilitas publik serta sarana vital. Fasilitas itu mencakup rumah sakit, bandar udara, perkantoran pemerintah, lokasi pengungsian warga, serta sarana pelayanan umum lainnya. 

Keandalan pasokan listrik sangat dibutuhkan guna menyokong penanganan korban gempa dan menjaga kelangsungan fungsi layanan dasar warga.

“PLN akan terus berada di lapangan dan bekerja bersama seluruh pihak hingga kondisi kelistrikan kembali normal. Kecepatan pemulihan penting, tetapi keselamatan masyarakat dan petugas tetap menjadi yang utama,” imbuh Eko.

Tags

Terkini