JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan layanan akses internet tanpa biaya di beberapa titik posko pengungsian bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Network Telkom Nanang Hendarno lewat keterangan resminya di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa langkah penyediaan fasilitas internet darurat ini merupakan bagian dari wujud kepedulian TelkomGroup untuk menopang kelancaran komunikasi warga di tengah periode tanggap darurat dan pemulihan.
“Dalam situasi bencana, kebutuhan untuk tetap terhubung menjadi semakin penting, baik bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun bagi kami sebagai petugas dan pihak yang terlibat dalam menjalankan penanganan di lapangan. Karena itu, TelkomGroup menghadirkan berbagai dukungan konektivitas di titik-titik strategis dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses komunikasi yang dapat diandalkan,” ujar dia.
Sebagai wujud penyediaan konektivitas di lapangan, Posko Siaga Bencana Telkomsel saat ini telah beroperasi di sejumlah area strategis, meliputi Gelora Samador Maumere, GraPARI Maumere, serta Telkomsel Authorized Partner (TAP) Rajawali Maumere.
Di samping itu, posko yang berlokasi di Mbay Nagekeo, TAP Borong, TAP Ruteng, hingga Kantor Wilayah Telkom area Flores dan sekitarnya, kini sedang dalam tahap penyelesaian guna menyokong kebutuhan masyarakat dalam cakupan yang lebih luas.
Khusus di lokasi Posko Gelora Samador Maumere, Telkomsel turut memfasilitasi jaringan IndiHome berkecepatan 200 Mbps serta Mesh WiFi secara cuma-cuma yang kini sudah dapat dipergunakan bagi ragam aktivitas di tempat pengungsian.
Fasilitas koneksi internet tersebut salah satunya dioptimalkan oleh Kepolisian Resor Sikka guna menyuguhkan sarana hiburan bagi anak-anak lewat agenda pemutaran film di pos pengungsian.
Di luar penyediaan internet gratis di area posko, TelkomGroup pun menyalurkan bantuan komunikasi lewat pembagian kartu perdana SIMPATI beserta voucher kuota bagi warga yang membutuhkan, serta menghadirkan Paket Darurat khusus pelanggan Telkomsel senilai Rp1 yang berisikan kuota 3GB, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon dengan masa aktif 7 hari via menu 88820#.
Demi menyokong kemudahan akses informasi penanganan darurat di lapangan secara real-time, Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di saluran 0800-111-9000 turut disiagakan dan bisa dihubungi selama 24 jam penuh secara bebas pulsa.
Lebih jauh, Nanang menambahkan bahwa warga dapat memanfaatkan fasilitas hotline tersebut guna menggali informasi terkini mengenai status layanan maupun pembaruan penanganan dampak bencana.
“TelkomGroup akan terus mendampingi masyarakat selama masa pemulihan dengan memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan, sekaligus memantau kondisi infrastruktur dan mempercepat perbaikan layanan untuk memastikan konektivitas digital dapat segera kembali optimal,” katanya.