Pelindo Dukung Integrasi Jalan Tol demi Perkuat Logistik Tanjung Priok

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:24:02 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyatakan dukungan terhadap rencana pemerintah untuk mengintegrasikan beberapa ruas jalan tol demi mengerek konektivitas, efisiensi transportasi, serta memangkas biaya logistik nasional. 

Pengintegrasian jalur tol tersebut dinilai sanggup memperlancar arus distribusi barang sekaligus mengokohkan sinergi infrastruktur nasional. 

Langkah ini pun sejalan dengan upaya memperkuat portofolio aset strategis BUMN yang dikelola oleh Danantara Asset Management (DAM).

Pernyataan dukungan itu diutarakan oleh Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, dalam agenda Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Rapermen) terkait Pedoman Integrasi Jalan Tol yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Jumat (14/8/2026).

“Pelindo menyambut optimistis upaya pemerintah dalam merumuskan pedoman integrasi jalan tol ini sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi rantai logistik nasional. Kami berharap kebijakan ini dapat segera diimplementasikan secara optimal untuk memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha dan masyarakat luas,” sebut Farid dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).

Menurut pandangan Pelindo, pengintegrasian jalan tol dapat menjawab tantangan konektivitas darat yang kerap membelit sektor logistik. 

Saat ini, armada angkutan logistik mesti melalui beberapa ruas tol berbayar secara terpisah yang memicu transaksi berulang atau double handling, sehingga berisiko memperpanjang durasi dan melambungkan biaya distribusi.

Pelindo juga menyokong skema integrasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC), Jalan Tol Jakarta-Cikampek atau Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (Japek/MBZ), serta Jalan Tol Akses Tanjung Priok (ATP). 

Pengabungan ketiga lintasan tersebut diharapkan memuluskan alur logistik dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP Tollways), anak usaha Pelindo Group yang mengelola JTCC, turut menyambut positif rencana integrasi itu. Kebijakan ini dinilai ampuh mengerek efektivitas layanan distribusi barang dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Direktur Utama PT CTP Tollways, Derry Febrian Putra, menegaskan bahwa JTCC dirancang guna menopang konektivitas kawasan penyangga di sebelah timur Jakarta menuju Pelabuhan Tanjung Priok dan arah sebaliknya.

”Ruas tol JTCC dipersiapkan untuk mewujudkan kelancaran konektivitas area kawasan pendukung di timur Jakarta menuju Pelabuhan Tanjung Priok dan sebaliknya. Adanya integrasi JTCC dengan ruas tol lain kami yakini akan semakin meningkatkan peran fungsi JTCC dalam mendukung efisiensi logistik Jakarta dan daerah pendukungnya dan lebih jauh lagi mendukung efisiensi logistik nasional. Kami siap berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk dapat mewujudkan hal tersebut,” ujar Derry.

Sebagai penggerak dalam ekosistem logistik nasional, Pelindo memastikan bakal terus menyelaraskan langkah dengan kebijakan pemerintah serta mempererat kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan. 

Komitmen ini ditujukan demi membangun sistem transportasi dan logistik yang semakin terpadu, hemat, serta berdaya saing tinggi.

“Integrasi jalan tol menjadi kunci penguatan konektivitas dan daya saing logistik nasional. Pelindo berkomitmen mendukung penuh kebijakan ini sekaligus menekankan pentingnya menjaga iklim investasi jalan tol agar pengembangan infrastruktur dapat terus berkelanjutan,” kata Farid.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Tags

Terkini