Pollux Hotels (POLI) Gandeng Marriott Ekspansi Hotel Akhir 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:38:02 WIB
PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Pollux Hotels Group Tbk. (POLI) memperkokoh ekspansi bisnis di bidang perhotelan melalui kemitraan strategis bersama Marriott International.

Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk., Handojo K. Setyadi, mengutarakan bahwa kerja sama antar-kedua belah pihak ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026, dengan fokus memperluas penetrasi pasar perhotelan sekaligus mendongkrak daya saing Pollux di tanah air.

"Direncanakan kerja sama ini mulai berjalan pada akhir 2026 dan akan mencakup beberapa lokasi pengembangan," ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Ia menguraikan bahwa aliansi strategis ini bakal memadukan pemahaman mendalam Pollux terhadap karakteristik pasar domestik dengan jangkauan jaringan serta standar internasional yang dimiliki Marriott International.

“Kekuatan kami untuk market lokal dan pasar Indonesia, kami sangat menguasai. Ini yang kami sinergikan agar Pollux Hotel Group tentunya akan menjadi satu market hotel yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari lokal maupun internasional,” imbuhnya.

Handojo menambahkan, langkah kolaborasi tersebut menjadi bagian dari kalkulasi strategi Pollux guna menjangkau ceruk pasar yang lebih luas, tak hanya menyasar pelancong domestik namun juga menggaet wisatawan mancanegara.

Vice President Hotel Development Asia Pacific Marriott International, Ivan Widarmana, menyatakan bahwa Indonesia memegang peranan sebagai salah satu pasar krusial dalam peta ekspansi Marriott.

Langkah ekspansi Marriott tidak lagi terbatas pada kota-kota metropolitan. Pihaknya turut mencermati peluang pertumbuhan di kota-kota lapis kedua (second-tier) dan ketiga (third-tier) yang dinilai mengantongi potensi permintaan sarana perhotelan.

Ivan membeberkan bahwa portofolio jaringan Marriott di Indonesia telah bertumbuh pesat hingga kini menembus angka 88 unit hotel.

“Kami sudah 88 hotel saat ini dan seiring berkembangnya, kami melihat opportunity di Indonesia,” ujar Ivan.

Menurut penilaiannya, pelebaran sayap jaringan ke bermacam pelosok daerah dijalankan guna menangkap potensi pertumbuhan pasar sekaligus mendekatkan ekosistem Marriott dengan konsumen di luar pusat roda ekonomi utama.

Peluang ekspansi tersebut turut diperkuat oleh program loyalitas Marriott Bonvoy yang telah menghimpun sekitar 300 juta anggota di tingkat global, dengan populasi sekitar 2,5 juta anggota aktif berada di Indonesia.

Ivan menganggap semakin luas cakupan jaringan hotel Marriott di Indonesia, maka kian optimal pula kemanfaatan ekosistem loyalitas tersebut bagi para pelanggan.

“Kalau semua di Indonesia akan ada hotel yang membawa Marriott, berarti mereka ke mana pun bisa memakai loyaltynya. Nah, ini yang membuat kami semakin tertarik untuk berkembang di Indonesia,” katanya.

Tags

Terkini