GOTO Tegaskan Kinerja Keuangan Positif, Keputusan MSCI Murni Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:33:32 WIB
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) [FOTO: NET].

JAKARTA — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menegaskan bahwa perseroan membukukan kinerja keuangan yang positif selama dua kuartal berturut-turut, dengan perolehan laba bersih sebesar Rp607,48 miliar sepanjang semester I-2026.

Atas dasar itu, perseroan memandang keputusan MSCI Inc. murni berakar pada alasan teknis akibat pergerakan harga saham GOTO yang menyentuh batas bawah Rp50 serta diiringi volume perdagangan yang melandai, sehingga tidak dipicu oleh kondisi fundamental perseroan.

"Kami memperhatikan keputusan MSCI terkait eksklusi GOTO dari indeks sahamnya, dan kami menyadari bahwa ini merupakan kabar yang kurang menyenangkan bagi banyak pemegang saham kami,” ujar Head of Corporate Affairs GoTo Audrey Petriny sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Audrey memastikan perseroan bakal terus memelihara komunikasi dengan MSCI Inc., sembari tetap berkonsentrasi menjalankan bisnis demi memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

“Keputusan peninjauan indeks dilakukan secara berkala dan kami akan terus menjalin dialog aktif dengan MSCI. Sementara itu, kami akan tetap fokus mengelola bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” ujar Audrey.

Selama semester I-2026, GOTO berhasil meraup laba bersih sebesar Rp607,48 miliar, berbalik dari kondisi rugi bersih senilai Rp580,01 miliar pada kurun waktu yang sama di tahun sebelumnya.

EBITDA Grup yang disesuaikan mengalami peningkatan hingga menyentuh Rp1 triliun untuk pertama kalinya, sekaligus tetap berada pada jalur yang sesuai untuk memenuhi target pedoman tahunan dengan EBITDA Grup yang disesuaikan sebesar Rp3,2-3,4 triliun.

Perolehan laba bersih perseroan disokong oleh pendapatan bersih yang menembus Rp10,99 triliun pada semester I-2026, atau melonjak 28,45 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari posisi Rp8,55 triliun pada periode setara tahun lalu.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, pos biaya dan beban perseroan pun terkerek 16,87 persen (yoy) menjadi Rp10,21 triliun pada semester I-2026, ketimbang Rp8,73 triliun pada rentang waktu yang sama tahun sebelumnya.

Ditinjau dari posisi neraca, jumlah aset perseroan berada pada angka Rp47,47 triliun per 30 Juni 2026, sedangkan akumulasi liabilitas beserta ekuitas tercatat senilai Rp47,47 triliun per 30 Juni 2026.

Sebagai informasi, lewat tinjauan MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review, MSCI mendepak dua saham asal Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yang mana salah satu di antaranya merupakan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Adapun penyesuaian tersebut bakal berlaku efektif pada penutupan sesi perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 31 Agustus 2026 dan berlaku resmi mulai 1 September 2026.

Tags

Terkini