VDNI Operasikan Lini Produksi Pasir Kalsinasi Terbesar di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:42:31 WIB
PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) secara resmi telah meresmikan dan mengoperasikan dua lini produksi pasir kalsinasi (roasted ore) dengan skala terbesar di Tanah Air.

Dua fasilitas baru tersebut memegang spesifikasi terbesar dalam industri nikel nasional, di mana tiap-tiap lini ditunjang oleh kiln pengering berukuran ? 5,8 × 50 meter serta rotary kiln berukuran ? 5,8 × 125 meter.

"Pengoperasian lini produksi pasir kalsinasi terbesar ini menjadi pencapaian strategis dalam modernisasi operasional perusahaan," ujar President Director VDNI, Xu Shaotang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Inisiatif ini mempertegas komitmen investasi jangka panjang kami di Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa integrasi teknologi dan efisiensi energi dapat mengoptimalkan daya saing perusahaan di tengah dinamika global

Usai melewati tahapan uji coba, seluruh tolok ukur produksi tercatat telah memenuhi target yang ditetapkan. Di samping memperbesar kapasitas pasokan pasir kalsinasi secara nyata, sepasang lini produksi baru ini sukses menekan tingkat konsumsi energi beserta biaya material per unit produksi, sehingga berdampak positif bagi efisiensi alur kerja dan anggaran operasional perusahaan.

Kesuksesan pembangunan proyek peningkatan kapasitas manufaktur ini menjadi bukti komitmen serta langkah riil China First Heavy Industries (CFHI) semenjak memegang kendali penuh atas operasional produksi VDNI pada 2023.

Dengan menyesuaikan iklim operasional di Indonesia, perseroan secara menyeluruh serta berkesinambungan menggenjot transformasi dan pembaruan di pelbagai bidang, menyelesaikan rintangan dalam ekspansi bisnis, sekaligus memaksimalkan potensi pertumbuhan internal.

"Di tengah dinamika dan penyesuaian persaingan industri, perusahaan tetap optimis terhadap prospek industri nikel di Indonesia serta terus memperkuat komitmen investasi jangka panjang," katanya.

Pihak VDNI secara konsisten menanamkan modal guna memperbarui ragam peralatan produksi, yang meliputi pendirian gardu induk PLTU 220 kV berkapasitas lebih besar, fasilitas jalur penghancuran bijih, peremajaan cooling tower pembangkit listrik dan generator Unit 3–6, hingga ekspansi kapasitas tanur listrik di pabrik feronikel.

Serangkaian proyek strategis yang digulirkan VDNI ini berhasil mendongkrak efisiensi operasional peralatan di sepanjang rantai produksi, sekaligus memperkokoh pijakan perseroan dalam menjaga konsistensi produksi dan memacu produktivitas.

Ke depan, perseroan bakal terus mendalami penerapan strategi operasional guna memaksimalkan nilai tambah dan menekan inefisiensi pada seluruh rantai pasok, memperkuat inovasi teknologi, mengoptimalkan model operasional, serta menjadikan modernisasi peralatan sebagai pendorong utama perkembangan industri.

"Perusahaan siap terus berkontribusi aktif dalam memperkuat rantai pasok nikel internasional dan mewujudkan kerja sama Indonesia-Tiongkok sebagai percontohan industri yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan," kata Xu Shaotang.

Tags

Terkini