fungsi dan peran asuransi

Fungsi dan Peran Asuransi bagi Masyarakat hingga Bisnis

Fungsi dan Peran Asuransi bagi Masyarakat hingga Bisnis
fungsi dan peran asuransi

Fungsi dan peran asuransi sangat penting untuk dipahami sebelum memutuskan untuk membeli produk asuransi.

Asuransi adalah kontrak yang tercermin dalam polis, di mana seorang individu (tertanggung) berhak menerima manfaat dari perlindungan atas berbagai risiko yang mungkin terjadi. 

Manfaat ini berfungsi untuk melindungi individu dari potensi kerugian finansial akibat risiko yang tak terduga.

Peran dan fungsi pertanggungan ini akan bervariasi tergantung pada jenis produk asuransi yang dipilih. Lalu, bagaimana sebenarnya peran asuransi dalam perekonomian negara, masyarakat, investasi, dan juga bisnis individu?

Untuk memahami lebih dalam mengenai fungsi dan peran asuransi, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Fungsi dan Peran Asuransi secara Umum bagi Masyarakat atau Individu

Asuransi pada dasarnya merupakan salah satu cara untuk mengalihkan risiko yang timbul akibat kejadian yang tak terduga. 

Pengalihan risiko ini akan memberikan perlindungan finansial ketika terjadi hal-hal yang dapat menyebabkan kerugian. Berikut adalah beberapa fungsi dan peran asuransi yang bisa kamu rasakan:

  • Membantu kamu mengatur keuangan dengan menyisihkan dana untuk masa depan atau pensiun;
  • Mengalihkan risiko finansial yang muncul akibat kejadian tak terduga, sehingga asuransi dapat melindungi keuanganmu serta keluarga;
  • Meningkatkan jaminan kesehatan, karena kesehatan adalah faktor penting dalam mencapai kebebasan finansial. Asuransi kesehatan dan jiwa bisa menjadi pilihan untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi;
  • Memberikan rasa aman dengan melindungi kamu dari potensi kerugian finansial yang bisa muncul dari berbagai kejadian yang tidak terduga.

Fungsi dan Peran dari Asuransi bagi Pihak Tertanggung

Peran asuransi dalam masyarakat memberikan banyak keuntungan sebagai bentuk pengalihan risiko finansial. 

Hal ini terjadi karena adanya hubungan kerja sama antara perusahaan asuransi, nasabah, dan berbagai unit kerja terkait dalam menanggung risiko kerugian bersama.

Berikut adalah beberapa peran penting yang dimainkan oleh perusahaan asuransi jiwa, kesehatan, dan lainnya bagi nasabah atau pemegang polis:

1. Common Pool

Perusahaan asuransi berfungsi untuk mengumpulkan premi dari tertanggung yang menghadapi risiko serupa. 

Besaran premi biasanya ditentukan pada awal kontrak dan dapat bervariasi tergantung pada jenis polis, usia nasabah, dan manfaat tambahan yang dipilih. 

Premi yang dibayarkan oleh tertanggung akan terkumpul dalam dana atau pool, yang kemudian digunakan untuk membayar klaim atas risiko kerugian tertentu.

2. Pengalihan Risiko

Asuransi juga berperan dalam mengalihkan risiko yang tidak terduga. Dengan demikian, potensi kerugian finansial yang mungkin terjadi bisa diubah menjadi kepastian berupa ganti rugi atau santunan dari premi yang telah dibayarkan. 

Hal ini memberikan rasa tenang kepada nasabah, karena meskipun premi yang dibayarkan relatif kecil, imbalan yang diterima ketika terjadi risiko bisa jauh lebih besar.

3. Reduction of Loss

Perusahaan asuransi turut membantu meminimalisasi kerugian yang dihadapi nasabah. Dengan melakukan survei terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi, perusahaan asuransi dapat memetakan dan mengurangi dampak finansial dari kerugian tersebut.

Sebagai contoh, jika nasabah memiliki asuransi mobil all risk dan mobilnya mengalami penyok atau lecet, mereka dapat mengajukan klaim untuk perbaikan, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Fungsi dan Peran dari Asuransi dalam Bisnis atau Usaha

Selain memberikan keuntungan bagi individu atau masyarakat, salah satu peran asuransi adalah sebagai assistance to business enterprise. 

Dengan demikian, asuransi juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan pelaku usaha, baik dari sisi pengelola usaha maupun penanam modal. Berikut adalah beberapa peran penting asuransi dalam dunia bisnis:

1. Perlindungan Risiko

Salah satu peran utama asuransi dalam bisnis adalah memberikan perlindungan terhadap risiko yang tak terduga. 

Asuransi bisnis, seperti asuransi properti atau kebakaran, membantu mengantisipasi dampak buruk yang mungkin terjadi, seperti kebakaran, bencana alam, atau pencurian.

Dengan adanya asuransi, pelaku usaha merasa lebih aman menjalankan kegiatan bisnis mereka.

2. Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Keberadaan asuransi bagi karyawan juga turut berperan dalam meningkatkan produktivitas. 

Ketika karyawan merasa diperhatikan dan tenang karena adanya perlindungan asuransi, mereka akan lebih fokus dan bekerja dengan lebih baik. Hal ini tentunya berdampak positif pada peningkatan produktivitas dan keuntungan perusahaan.

3. Pengganti Kerugian

Setiap perusahaan pasti menghadapi risiko kerugian, baik besar maupun kecil. Asuransi membantu meminimalkan dampak kerugian yang dapat mengancam kelangsungan usaha, seperti melalui asuransi kredit yang mengganti kerugian jika kreditur gagal bayar.

4. Meningkatkan Keberanian dalam Berbisnis

Dengan adanya perlindungan dari asuransi, pelaku usaha menjadi lebih berani dalam mengambil risiko. 

Meskipun risiko dalam bisnis tidak bisa dihindari, asuransi memberikan rasa aman yang memungkinkan pengusaha untuk lebih percaya diri dalam mengambil peluang, meskipun setiap peluang tetap memiliki potensi risiko.

Fungsi dan Peran dari Asuransi dalam Perekonomian Negara Indonesia

Asuransi tidak hanya memiliki peranan penting bagi masyarakat dan pelaku usaha, tetapi juga sangat vital bagi perekonomian negara. 

Peran asuransi dalam perekonomian negara harus dihargai karena mampu menghimpun dana masyarakat yang sangat besar. Dengan demikian, sektor ini menjadi sangat krusial, sehingga pengawasan dari pemerintah sangat diperlukan.

Di Indonesia, pengawasan terhadap industri asuransi sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1992 sebagai dasar hukum. 

Selain itu, asuransi syariah juga diatur oleh fatwa MUI untuk memastikan kehalalannya, serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 18/PMK.010/2010 yang mengatur prinsip dasar penyelenggaraan asuransi dan reasuransi syariah.

Lantas, apa saja peran asuransi dalam perekonomian negara? Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui:

1. Menekan Angka Pengangguran

Asuransi bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan angka pengangguran, karena masyarakat terbiasa mengelola keuangan dengan risiko tertentu, yang membuka peluang pekerjaan di sektor ini.

2. Sumber Modal Pembangunan

Dana yang disetorkan oleh nasabah kepada perusahaan asuransi dapat dikelola dalam berbagai instrumen keuangan yang pada akhirnya bisa menjadi sumber modal untuk pembangunan.

3. Sumber Pajak dan Pendapatan Negara

Industri asuransi juga berperan sebagai sumber pajak dan pendapatan negara. Dana yang dikelola oleh perusahaan asuransi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan negara.

Fungsi dan Peran dari Asuransi bagi Dunia Investasi

Asuransi tidak hanya memiliki peranan penting dalam masyarakat dan perekonomian negara, tetapi juga memainkan peran besar dalam dunia investasi. 

Hal ini disebabkan oleh fungsi asuransi sebagai penghimpun dana dari pemegang polis atau nasabah, yang kemudian dapat digunakan secara produktif untuk investasi.

Dana yang terkumpul dari premi asuransi ini, hasilnya bisa digunakan untuk menurunkan harga premi atau untuk membayar klaim yang diajukan oleh pemegang polis. 

Selain itu, ada juga produk asuransi unit link yang memiliki karakteristik serupa dengan investasi. 

Dalam produk ini, sebagian premi yang dibayarkan oleh nasabah dialokasikan untuk mendapatkan manfaat asuransi, sementara sisanya digunakan untuk tabungan atau investasi.

Produk asuransi unit link ini sering menjadi pilihan bagi mereka yang memilih asuransi jiwa atau kesehatan. 

Di Indonesia, beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan produk unit link ini antara lain Allianz, AXA Mandiri, Manulife, dan Prudential.

Fungsi dan Peran dari Asuransi bagi Perusahaan Asuransi

Peranan asuransi bagi perusahaan tidak hanya terbatas pada memperoleh keuntungan dari pengelolaan dana yang ada. Perusahaan asuransi juga memanfaatkan perlindungan tambahan yang disebut reasuransi. 

Reasuransi memberikan pertanggungan ulang terhadap risiko yang dihadapi oleh perusahaan asuransi atau bahkan perusahaan reasuransi lainnya.

Berikut ini adalah beberapa peran penting perusahaan reasuransi dalam membantu perusahaan asuransi:

  • Memperbesar kapasitas perusahaan asuransi dalam menerima risiko tertentu.
  • Memperluas penyebaran risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi.
  • Menjaga stabilitas keuntungan perusahaan asuransi.
  • Mengembangkan kegiatan perusahaan dan meningkatkan profesionalisme serta daya saing perusahaan.

Sebagai penutup, fungsi dan peran asuransi sangat penting dalam memberikan perlindungan finansial, baik bagi individu, perusahaan, maupun perekonomian secara luas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index