Sony Setop Disk 2028, Meme Game Sharing PS4 Dibuat Ulang Tanpa Kepingan Fisik

Sabtu, 19 September 2026 | 05:03:00 WIB

SEBARIS.CO.ID — Mantan eksekutif PlayStation Shuhei Yoshida dan Adam Boyes membuat ulang momen ikonik "cara berbagi game di PS4" di Tokyo Game Show 2026, kali ini tanpa satu pun disk fisik. Aksi keduanya muncul beberapa bulan setelah Sony mengumumkan berhenti memproduksi disk game PlayStation baru mulai 2028, memicu kekhawatiran gamer soal masa depan kepemilikan game.

Shuhei Yoshida dan Adam Boyes bertemu kembali di Tokyo Game Show 2026. Keduanya mengunggah foto yang mengulang pose legendaris dari video "Used Game Instructional Video" era peluncuran PS4.

Bedanya, tidak ada satu pun kotak game fisik di tangan mereka. Yoshida menulis "Met with a best friend" di unggahan akun X pribadinya, melengkapi foto tersebut dengan tag ke Boyes dan akun PlayStation Jepang.

Jejak Meme 21 Juta Views

Video aslinya rilis menjelang peluncuran PS4 dan Xbox One pada 2013. Saat itu Microsoft menggulirkan kebijakan berbagi game yang dianggap terlalu ketat, dan Sony merespons dengan klip pendek yang langsung viral.

Dalam video tersebut, Yoshida menyerahkan satu keping disk Killzone: Shadow Fall ke Boyes. Tidak ada langkah kedua. Itu saja. Klip itu mengumpulkan 21 juta views selama 13 tahun dan jadi salah satu momen paling dikenang dari era PS4.

Konteks: Sony Setop Produksi Disk 2028

Foto ulangan itu muncul di tengah kebijakan Sony yang menghentikan produksi disk untuk game PlayStation baru mulai 2028. Pengumuman tersebut disampaikan pada pertengahan tahun ini dan langsung menuai reaksi keras dari komunitas.

Sony bahkan tidak menunggu stok fisik habis sebelum mengalihfungsikan satu-satunya pabrik pembuat disk mereka. Langkah itu memicu protes dari pemain yang masih ingin memiliki game secara fisik, bukan sekadar lisensi digital.

Sejumlah penggemar sempat mencoba mengorganisir aksi protes terhadap masa depan all-digital PlayStation. Namun Sony bersikeras melanjutkan rencananya tanpa perubahan.

Reaksi Komunitas dan Industri

Meski Yoshida dan Boyes tidak secara eksplisit menyindir kebijakan Sony, penggemar langsung menafsirkan foto itu sebagai sindiran halus. Salah satu balasan di media sosial menulis, "This is how you share games with your friends in 2028."

Analis gaming yang berbicara ke Eurogamer menyebut rencana Sony sebagai pukulan berat bagi toko game tradisional dan peritel fisik. Bisnis penjualan kepingan game yang sudah puluhan tahun berjalan terancam kehilangan salah satu pemain utamanya.

Bagi gamer Indonesia, kebijakan ini relevan karena banyak yang masih membeli disk fisik PS5 impor atau pre-owned. Pasar game bekas lokal juga berpotensi terdampak jika pasokan disk global menyusut menjelang 2028.

Yoshida sendiri pensiun dari PlayStation pada 2025 setelah puluhan tahun menangani studio first-party. Boyes meninggalkan Sony jauh lebih awal dan sempat menjabat CEO Iron Galaxy Studios.

Terkini