Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Minta Danantara Biayai Perluasan

Rabu, 16 September 2026 | 16:06:00 WIB

SEBARIS.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu. Dalam peresmian itu, ia meminta Danantara ikut membiayai pengembangan jaringan LRT Jakarta yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Prabowo menyatakan pemerintah pusat berkepentingan mendukung pembangunan Jakarta karena ibu kota dinilai bukan hanya milik warganya. Menurut dia, DKI Jakarta merupakan aset seluruh bangsa Indonesia.

"Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa," kata Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu.

Permintaan agar Danantara terlibat muncul setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan badan pengelola investasi tersebut untuk melanjutkan pengembangan jaringan LRT Jakarta.

Danantara Diminta Masuk ke Pembiayaan LRT

Prabowo menyatakan Danantara perlu membantu pembangunan tersebut. Menurut dia, keterlibatan lembaga itu merupakan kewajiban, bukan sekadar pilihan.

"Tadi ada sedikit harapan dari Gubernur DKI, Danantara untuk ikut membantu. Saya kira Danantara wajib membantu," katanya.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan sejumlah pejabat pusat dan daerah yang hadir dalam peresmian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Danantara soal besaran dana atau skema pembiayaan yang akan disiapkan.

Jakarta dan Jabodetabek Dinilai Terlalu Besar untuk Dikelola Sendiri

Prabowo menempatkan pembangunan Jakarta sebagai bagian dari transformasi nasional. Kawasan Jakarta Raya dan Jabodetabek, menurut dia, telah tumbuh menjadi salah satu metropolitan terbesar dunia dengan penduduk sekitar 42 juta jiwa.

"Kita bisa mengelola suatu aglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini, 42 juta. Mungkin lebih besar dari banyak negara di dunia," katanya.

Skala kawasan itu, lanjut Prabowo, menunjukkan Indonesia mampu menjalankan pemerintahan secara demokratis dan tertib. Ia menekankan pengelolaan Jakarta membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, bukan jalan masing-masing.

Beda Partai, Prabowo dan Pramono Diminta Tetap Satu Barisan

Prabowo menyebut dirinya dan Pramono berasal dari partai politik berbeda dan pernah bersaing di pemilu. Perbedaan itu, menurut dia, tidak menghalangi keduanya bekerja sama menjalankan mandat rakyat.

"Kita bisa bekerja sama. Kita bisa saling menghormati. Karena kita sadar di dalam hati sanubari kita bahwa kita dipilih oleh rakyat," kata Prabowo.

Ia menilai pemimpin yang dipilih rakyat memiliki tugas menggunakan pikiran, tenaga, dan upayanya untuk kepentingan masyarakat. Kerja sama antarpemimpin dinilai diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan dan mendorong pembangunan bangsa.

"Kalau pemimpin-pemimpin bisa kerja sama, bisa gotong royong dan harus gotong royong, tapi bisa dan mau gotong royong, mau kerja sama, bangsa ini akan bangkit menjadi bangsa yang luar biasa," katanya.

Peresmian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai menjadi penanda beroperasinya satu segmen baru jaringan angkutan berbasis rel di Jakarta. Kelanjutan perluasan jaringan itu kini menunggu kepastian dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui Danantara.

Terkini