Mendagri Soroti Kenaikan Inflasi Nasional yang Tembus 3,19 Persen

Senin, 14 September 2026 | 17:47:01 WIB
Mendagri Tito Karnavian [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa sedang terjadi tren peningkatan inflasi secara nasional yang saat ini menyentuh angka 3,19 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Tito tatkala memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Senin (14/9/2026).

"Intuk inflasi, meskipun angka nasional relatif cukup baik di angka 3,19 persen, di bawah 3,5 persen , tapi trennya menunjukkan kenaikan," kata Tito saat memimpin rakor Pengendalian Inflasi, Senin (14/9/2026).

Eks Kapolri itu menerangkan bahwa posisi inflasi nasional yang sebelumnya bertengger di kisaran 2,8 persen beranjak naik menjadi 3,19 persen.

"Inflasi bulan ke bulan, dari Juli ke Agustus juga terjadi kenaikan 0,21 persen, Ini cukup signifikan, dengan penyumbang utamanya adalah makanan, minuman, dan kemudian bidang pendidikan," katanya.

Menurut analisis Tito, lonjakan inflasi pada sektor pendidikan dipicu oleh berulangnya momentum tahun ajaran baru.

Di sisi lain, pergerakan harga makanan dan minuman wajib diantisipasi oleh seluruh jajaran kepala daerah lantaran bersentuhan langsung dengan kebutuhan pokok warga.

"Kemudian kalau cabai, sama bawang merah, oke lah. Tapi daging ayam ras, dan kemudian ada beras sudah mulai menyumbang 0,2 persen. "Coba lihat komoditasnya. Ini komoditas yang terjadi kenaikan Cabai rawit menempati posisi pertama, tapi cabai rawit bukan makanan pokok. Cabai merah juga bukan makanan pokok," lanjutnya.

Ia menaruh harapan agar kalkulasi inflasi yang bakal dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal Oktober mendatang tetap tertahan di bawah kisaran 3,5 persen.

"Kalau masih di bawah 3,5 persen seperti sekarang 3,19 persen, itu masih bisa, artinya tidak menimbulkan gejolak di masyarakat," ujar Tito.

Tags

Terkini