JAKARTA – Liverpool gagal menjaga tren kemenangan dari dua laga sebelumnya seusai ditahan imbang Fulham 0-0.
Pertandingan Liverpool vs Fulham bergulir di Stadion Anfield, Sabtu (12/9/2026) malam WIB.
Kendati bertanding di depan publik sendiri, Liverpool yang memegang kendali permainan justru gagal membongkar barisan pertahanan skuad asuhan Alvaro Arbeloa.
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Deretan masalah langsung dibeberkan oleh Andoni Iraola mengenai hasil kurang memuaskan yang dipetik saat menghadapi Fulham.
Menurut pandangannya, para pemain cenderung membuang-buang peluang serta gagal melesakkan gol.
"Saya pikir ini adalah pertandingan pertama sejak saya di sini di mana kami kesulitan menciptakan peluang untuk mencetak gol, untuk membuat perbedaan secara ofensif."
"Itulah alasan utama mengapa kami tidak bisa menciptakan peluang sebanyak yang kami inginkan. Kami belum mencetak gol dan itulah mengapa kami hanya mendapatkan satu poin," kata Iraola dalam konferensi pers dikutip dari situs resmi klub.
Liverpool Kelelahan
Di samping kendala teknis di atas lapangan, Iraola turut mengeluhkan kondisi fisik anak-anak asuhnya yang melorot akibat padatnya jadwal persaingan.
Seusai memetik kemenangan atas Atletico Madrid di Liga Champions pada pertengahan pekan lalu, Liverpool cuma mengantongi waktu rehat selama dua hari sebelum kembali berlaga di Liga Inggris.
Kendati demikian, Iraola menegaskan bahwasanya para pemain wajib segera beradaptasi mengingat situasi seperti ini akan kerap berulang.
"Saya rasa ada kekurangan kesegaran, jelas sekali kami tidak bisa menyembunyikannya. Saya rasa ini adalah jeda waktu terburuk dalam hal 60 jam lebih antara pertandingan, setelah pertandingan besar beberapa hari yang lalu."
"Tapi ini akan terjadi lebih sering. Mungkin dengan satu hari lagi, tetapi terkadang akan seperti ini selama musim berlangsung," kata Iraola.
Guna menyiasati ancaman kelelahan, Iraola meminta para pemainnya agar sanggup memaksimalkan potensi gol dari berbagai celah, termasuk skema bola mati maupun sepakan spekulatif.
"Kami harus beradaptasi dengan keadaan ini. Dan pertandingan seperti inilah yang terkadang perlu dimenangkan dengan bola mati, terkadang dengan tembakan dari tepi lapangan, terkadang dari momen brilian para pemain ofensif, dan kami belum memilikinya hari ini," ungkapnya.
Liverpool Minim Peluang
Terdapat sejumlah momen krusial yang luput dimaksimalkan Liverpool untuk dikonversi menjadi gol. Hal tersebut yang menjadi sorotan Iraola sewaktu berhadapan dengan Fulham.
"Saya rasa satu-satunya peluang yang bisa kami bobol adalah peluang yang kami sia-siakan saat tendangan gawang."
"Itulah, menurut saya, peluang jelas yang kami berikan. Dari situ, saya rasa kami bertahan cukup baik," ujarnya.
Kendati mengantongi beberapa peluang lain, Liverpool dinilai kurang optimal dalam memanfaatkannya.
"Kami telah menciptakan peluang untuk menjaga gawang tetap bersih. Peluang terbaik kami mungkin berasal dari bola mati, mistar gawang, dan peluang Alex [Isak] yang saya ingat di babak kedua."
"Tetapi peluangnya tidak cukup jelas atau tidak mampu mencetak gol yang dibutuhkan dalam pertandingan seperti ini di mana kami tidak bermain cemerlang," ungkapnya.