BMKG Imbau Warga Waspadai Gelombang Tinggi di Wakatobi dan Baubau

Minggu, 13 September 2026 | 15:35:01 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya Siklon Tropis Co-May di sekitar perairan Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mengingatkan masyarakat dan pengguna transportasi laut agar mewaspadai ancaman gelombang tinggi di kawasan Perairan Baubau dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk tiga hari mendatang.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Syamsuddin Jufri sewaktu dikonfirmasi di Kendari, Minggu, menjelaskan bahwa peringatan dini gelombang tinggi berukuran 1,25 sampai 2,5 meter ini berlaku sejak 13 September 2026 jam 08.00 WITA hingga 16 September 2026 jam 08.00 WITA.

"Hasil analisis analisis kondisi sinoptik menunjukkan pola angin umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 knot," kata Syamsuddin Jufri.

Syamsuddin Jufri menerangkan bahwa kecepatan angin maksimum yang berpotensi memicu timbulnya gelombang tinggi diprediksi mampu menembus 25 knot atau 6 Skala Beaufort, terutama pada Perairan Baubau, Perairan Wakatobi bagian timur, dan Laut Banda timur Wakatobi.

"Selain wilayah Baubau dan Wakatobi (bagian timur maupun barat), potensi gelombang sedang hingga tinggi tersebut juga berpeluang terjadi di Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Buton, Laut Flores Selatan Buton, serta Laut Banda Timur Wawonii," ujarnya.

Mengenai situasi maritim itu, BMKG mengingatkan tingginya risiko terhadap keselamatan aktivitas pelayaran, khususnya buat nelayan tradisional maupun penyedia jasa kapal berukuran kecil.

"Risiko terhadap keselamatan pelayaran sangat tinggi bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sedangkan untuk kapal tongkang, risiko terjadi apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter," sebut Syamsuddin Jufri.

Sebab itu, BMKG meminta warga kawasan pesisir, nelayan, dan pengelola jasa transportasi laut di area perairan Baubau, Wakatobi, beserta sekitarnya untuk senantiasa mendahulukan keselamatan serta rutin mengecek update informasi cuaca maritim resmi milik BMKG.

Tags

Terkini