Menkum Harap Lima Jurnalis Hilang di Krakatau Ditemukan Selamat

Jumat, 11 September 2026 | 18:31:02 WIB
Konpers perkembangan Gunung Krakatau oleh Antonius Ratdomopurbo, Sekretaris bidang Geologi KESDM [FOTO: NET].

JAKARTA – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas berharap lima jurnalis yang hilang kontak ketika bertugas meliput erupsi Gunung Anak Krakatau dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Ia menganggap para jurnalis itu merupakan pribadi yang sangat luar biasa dalam menjalankan tanggung jawab peliputan berita.

"Semoga doa yang kami panjatkan bisa menjadi bagian dari upaya kami untuk menjadi satu kesatuan sebagai anak bangsa," ujar Supratman saat membuka acara Pasti Ada Solusi, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Dalam momentum tersebut, Menkum mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengheningkan cipta sejenak guna mendoakan keselamatan kelima jurnalis yang hilang, berdasarkan kepercayaan masing-masing.

Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyiagakan 13 unit kapal pada pencarian hari keempat guna menyisir empat sektor keberadaan lima jurnalis yang hilang kontak sewaktu meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menjelaskan bahwasanya 13 armada yang dikerahkan pada operasi hari keempat meliputi KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, serta KRI Lepu.

"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," katanya di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat.

Pertama, jajaran kapal bakal menyisir area sektor A yang diperkirakan seluas 1.026 mil laut menggunakan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang.

"Karena luas areanya cukup luas, jadi di situ kami menggunakan tiga alutsista dan di situ posisinya di laut lepas, kurang lebih di Tanjung Belimbing, Lampung," ujarnya.

Selanjutnya untuk lokasi sektor B, estimasi cakupan area pencarian berkisar 1.020 mil laut dengan mengerahkan KRI Lauser serta KAL Anyer yang bakal memantau bagian barat Pulau Lampung.

Pada Sektor C, jangkauan wilayah penyisiran mencakup kurang lebih 585 mil laut dengan melibatkan dua unit alutsista, yakni KN SAR Basudewa asal Lampung beserta armada RIB di Lampung.

"Ini posisinya di utara Tanjung Belimbing. KN SAR melakukan pencarian di wilayah tengah, sedangkan RIB melakukan penyisiran di pesisir pulau atau Tanjung Belimbing tersebut," paparnya.

Adapun Sektor D yang memiliki rentang area sekitar 585 mil laut bakal disusuri memakai KAL Hayabusa dengan fokus area di utara sektor C hingga Tanjung Panaitan.

"Dan ada beberapa sektor yang kami tambahkan, yang di luar empat sektor tadi. Hal ini sudah kami lakukan sebelumnya, mulai dari hari pertama sampai dengan hari ketiga," ucap Amrad.

Pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas diketahui tengah menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau bersama empat rekan pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki asal merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira mewakili iNews, serta Daus dari Anadolu.

Kelima jurnalis foto tersebut dilaporkan hilang kontak semenjak Senin (7/9/2026) sewaktu melakukan perjalanan ke kawasan perairan Selat Sunda guna meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Tags

Terkini