Basarnas Kerahkan Helikopter Cari 5 Wartawan Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 18:38:31 WIB
Helikopter Basarnas  [FOTO: NET].

JAKARTA — Basarnas menurunkan helikopter demi mengeksekusi pencarian rombongan wartawan yang hilang kontak sewaktu menuju Gunung Anak Krakatau.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten, Al Amrad, mengutarakan helikopter yang diturunkan yakni Dauphin AS365 N3+ bernomor registrasi HR-3604.

"Dalam rangka mendukung Operasi SAR terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian akibat speedboat hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Helikopter Dauphin AS365 N3+," kata Amrad dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

Helikopter tersebut bertolak dari Lanud Atang Sendjaja pada pukul 12.36 WIB melalui alur penerbangan JIExpo Kemayoran–Pantai Carita–BPBD Banten–helipad/JIExpo Kemayoran.

Amrad menegaskan pengerahan helikopter ini menjadi bentuk penguatan operasi pencarian melalui pertolongan udara di area perairan Selat Sunda dan Gunung Anak Krakatau.

"Khususnya dalam pemantauan wilayah operasi SAR di sekitar Perairan Selat Sunda dan Gunung Anak Krakatau," imbuhnya.

Sementara itu, helikopter tersebut mengangkut tujuh personel, yaitu Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, Kapten Pnb Dimas Aribowo, Serka Deatry Mulianto, Sertu Moch Farhan, Serda Eki P. Ginting, Pratu Ronni Bagus H, dan Prada Brillian Muammar.

"Kantor Pencarian dan Pertolongan bersama seluruh unsur SAR Gabungan terus mengoptimalkan berbagai sarana dan metode pencarian guna menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Hengki menerangkan penyisiran via jalur udara sempat belum dieksekusi mengingat perlunya mempertimbangkan dinamika aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Kami bisa juga melakukan pemantauan, tetapi situasi erupsi juga harus menjadi pertimbangan," ujar Hengki pada Rabu (9/9/2026).

Sebagai informasi, terdapat total delapan orang, termasuk awak kapal, yang terdata hilang kontak pada insiden ini. Rinciannya yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) selaku ABK, serta Heriyanto (49) selaku pemandu.

Berikutnya, lima jurnalis yang teridentifikasi hilang kontak yaitu jurnalis Antara, M. Bagus Khoirunnas; jurnalis Merdeka.com, Arie Basuki; jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto; jurnalis Anadolu, Firdaus Wajidi; dan jurnalis freelance, Donal Husni

Tags

Terkini