TNI AL Latih Pendaratan Heli di Kapal Induk untuk Karhutla

Rabu, 09 September 2026 | 20:10:31 WIB
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali [FOTO: NET].

JAKARTA - TNI AL mengawali simulasi pendaratan helikopter di atas kapal induk guna merespons arahan Presiden Prabowo seputar pengerahan Kapal Induk Garibaldi untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kalau itu udah bisa, pasti di kapal induk akan lebih mudah. Jadi itu sudah, kami latihkan," kata Kepala Staf TNI AL, Laksamana Muhammad Ali, ditemui di Seskoal, Cipulir, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Adapun Kapal Induk Garibaldi rakitan Italia tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada 17 September mendatang.

Laksamana Muhammad Ali menguraikan skema pemanfaatan kapal induk Garibaldi untuk menopang penanggulangan karhutla sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

"Garibaldi memang dari Bapak Presiden itu tadi yang saya bilang, lebih banyak ke OMSP (Operasi Militer Selain Perang) fungsinya," kata Ali.

Mengenai penanganan karhutla, Ali menyampaikan bahwasanya kapal tersebut kelak bakal difungsikan sebagai platform pangkalan bergerak di atas perairan guna mengakselerasi penanganan udara. Nantinya, penugasan OMSP tersebut akan melibatkan alutsista dari lintas matra.

"Untuk karhutla, helikopter yang bisa dibawa lebih dari 10, dan ini nanti rencananya, tidak hanya helikopter Angkatan Laut saja. Jadi helikopter Angkatan Darat, helikopter Angkatan Udara, juga bisa menggunakan sebagai platform pangkalan yang berjalan, yang bergerak, di atas laut," ujarnya.

Guna mengoptimalkan efektivitas operasi, TNI telah menyelenggarakan latihan kualifikasi bagi para penerbang matra darat dan udara supaya terbiasa mendarat di atas kapal. 

Pelatihan dieksekusi di atas kapal Landing Platform Dock (LPD), yakni kapal dengan dimensi lebih kecil dibanding kapal induk.

Ali mengutarakan, pengoperasian kapal induk Garibaldi dinilai sangat strategis untuk pemadaman karhutla yang lokasinya berdekatan dengan area perairan. 

Kapal tersebut dipandang bakal mempermudah proses pemadaman api menggunakan skema water bombing hingga distribusi bantuan logistik.

"Dan kalau untuk karhutla, ini kan deket laut, ya. Kapal induk ini langsung bisa mengambil air dengan water bucket itu, langsung dibawa ke daerah titik api. Dan ini lebih, lebih efektif dan lebih efisien," tuturnya.

Di samping itu, Garibaldi turut berfungsi sebagai pusat pengisian bahan bakar, sehingga armada helikopter tidak perlu kembali ke darat kala menjalankan tugas.

Perintah Prabowo

Presiden Prabowo menginstruksikan sejumlah perintah terkait tindakan pemadaman hingga penindakan seputar kebakaran hutan dan lahan di beberapa provinsi Indonesia.

Berdasarkan pandangan Prabowo, penanganan karhutla telah berjalan cukup masif biarpun sempat diwarnai keterlambatan.

"Saya lihat reaksi terhadap kebakaran hutan kami juga cukup masif. Walaupun di sana-sini mungkin ada keterlambatan, tapi itu kami catat untuk selanjutnya kami mengambil langkah-langkah yang antisipatif," kata Prabowo dalam rapat penanganan bencana pada Senin (7/9/2026), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Kepala negara lantas menginstruksikan agar pengerahan pompa air serta helikopter untuk water bombing diperbanyak demi mengatasi karhutla.

"Berarti lebih banyak helikopter lebih baik. Lebih banyak pompa air lebih baik. Lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik. Jadi kami siap sebelum kejadian," ujar dia.

Tags

Terkini