TNI dan 4 Negara Sahabat Simulasi Serangan Udara di SGS 2026

Sabtu, 05 September 2026 | 16:34:01 WIB
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Daerah Latihan Puslatpur TNI AD [FOTO: NET].

JAKARTA - TNI bersama prajurit dari empat negara, yaitu Amerika Serikat, India, Jepang, dan Prancis, telah melaksanakan simulasi penyerbuan serta infiltrasi markas musuh melalui jalur udara pada ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Area Latihan Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Jumat (4/9).

Melalui siaran resmi Mabes TNI di Jakarta, Sabtu, dipaparkan bahwa agenda ini diselenggarakan guna mengasah keahlian bertempur prajurit, khususnya dalam hal penerjunan payung dan penyerbuan.

"Latihan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan taktis infiltrasi udara, menyelaraskan prosedur operasi lintas negara, serta menguji kesiapan merespons krisis di kawasan," seperti dikutip siaran pers tersebut.

Dalam skenario latihan tersebut, seluruh personel gabungan lintas negara diangkut memanfaatkan dua unit pesawat Hercules C-130, tiga unit C-130, serta satu unit KC-130 milik armada Amerika Serikat.

Sewaktu tiba di ketinggian 1.200 kaki, para personel bergegas melakukan penerjunan statis.

"Terjun statis ini diikuti 110 prajurit TNI, 147 prajurit AS, 40 prajurit India, 17 prajurit Jepang, dan 6 prajurit Prancis," jelas siaran pers tersebut.

Begitu seluruh pasukan tiba di darat, mereka langsung beraksi cepat guna menyusup ke kawasan yang dikondisikan sebagai area musuh.

Setiap tahap latihan berhasil dituntaskan dengan mulus tanpa kendala maupun insiden.

Lewat pelaksanaan latihan ini, diharapkan kompetensi infiltrasi para prajurit kian terasah sekaligus mempererat sinergi harmonis antarsatuan pasukan dari tiap-tiap negara.

Sebagai informasi, gelaran SGS 2026 menghimpun sebanyak 4.743 personel dari 21 negara. 

Mereka hadir ke Indonesia dalam rangka menguji kesiapsiagaan operasional, diplomasi sektor pertahanan, hingga kecakapan merespons aneka tantangan keamanan.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menuturkan bahwa SGS adalah agenda latihan tahunan yang diselenggarakan di bermacam titik wilayah Indonesia sejak 31 Agustus hingga 11 September 2026.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).

Daftar 21 negara yang berpartisipasi meliputi Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Agus menambahkan bahwa materi latihan dilangsungkan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja (Sumatera Selatan), serta Nunukan (Kalimantan Utara). Penutupan rangkaian latihan dijadwalkan bertempat di Jakarta pada 11 September 2026.

Halaman :

Tags

Terkini