Prabowo ke Putin dkk: RI Non-Blok, Tak Gabung Aliansi Militer Manapun

Jumat, 04 September 2026 | 19:36:32 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam EEF ke-11 di Vladivostok [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin beserta jajaran perwakilan negara lainnya perihal prinsip politik luar negeri Indonesia yang non-blok, serta tak terikat aliansi militer kubu manapun.

“Kami, berdasarkan tradisi, kami non-blok. Seperti yang saya katakan, kami tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun. Kami menghormati semua kekuatan,” ujar Prabowo dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Agenda pertemuan pleno tersebut juga dihadiri Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Myanmar U Nyo Saw, beserta Wakil Perdana Menteri Dewan Negara China Ding Xuenxiang.

Prabowo memaparkan, pada sektor ekonomi, Indonesia memegang prinsip independen sekaligus inklusif untuk bermitra dengan seluruh pihak. Berdasarkan keterangannya, Indonesia menyodorkan hubungan perdagangan yang adil kepada negara-negara yang berniat menjalin kemitraan.

“Secara ekonomi, kami juga independen, dan kami ingin bekerja sama dengan semua sahabat kami. Kami ingin bekerja sama dengan semua negara. Hal ini sangat terbuka sejak hari pertama. Dalam semua negosiasi kami dengan semua mitra kami, mereka mengetahui hal ini dan kami menawarkan perdagangan yang adil,” tuturnya.

Kemudian, Prabowo mengutarakan, keterbukaan tersebut bukan berarti Indonesia bakal berkoalisi dengan satu kelompok demi menghadapi kelompok lainnya.

Ia mengklaim Indonesia bakal memberikan perlakuan yang adil serta setara kepada seluruh mitra yang hadir dan berniat menjalin kerja sama dengan Indonesia.

“Namun, seperti yang saya katakan, karena kami sangat terbuka, semua orang tahu, semua pihak tahu bahwa kami tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk melawan kepentingan kelompok lain. Kami akan memperlakukan semua orang yang ingin datang ke Indonesia secara adil," jelas Prabowo.

"Kami akan memberikan perlakuan yang sama kepada semua orang yang datang ke Indonesia dan kami bernegosiasi. Kami tidak ingin mengancam siapa pun. Jadi, itulah posisi kami,” sambungnya.

Putin bicara posisi strategis Indonesia

Di sisi lain, Putin menggarisbawahi posisi strategis Indonesia pada kancah internasional. Putin menilai, Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia dengan kuantitas penduduk Muslim terbesar.

Oleh sebab itu, ia berpandangan, selain negara-negara besar seperti Tiongkok dan India, Indonesia pun menjadi negara yang memegang peranan krusial dalam dinamika global.

“Saya ingin menarik perhatian pada fakta berikut, bahwa Indonesia bukan hanya negara terbesar dengan populasi Muslim terbesar, tetapi juga salah satu negara terbesar di dunia. Apa pun jenis kebijakan yang sedang dijalankan di bagian dunia mana pun, Anda harus memperhitungkan hal ini juga,” kata Putin.

Tags

Terkini