Atasi Karhutla, BNPB Siapkan Puluhan Helikopter di 6 Provinsi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:24:01 WIB
Ilustrasi pemadaman karhutla [FOTO: NET].

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) makin mengintensifkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas seiring munculnya kembali titik api di wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menjelaskan bahwa langkah penanganan ditempuh lewat penguatan tim satgas darat maupun udara.

Sampai Jumat (21/8/2026), BNPB mengoperasikan puluhan armada helikopter guna melangsungkan patroli, operasi modifikasi cuaca (OMC), hingga pemadaman udara (water bombing). 

Enam wilayah provinsi yang diprioritaskan meliputi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Barat.

Di wilayah Riau, BNPB mendistribusikan satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, dan lima helikopter water bombing

Di Jambi, disiapkan satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, serta dua helikopter water bombing. Sementara itu, Sumatra Selatan mendapat alokasi satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, dan tujuh helikopter water bombing.

Adapun Kalimantan Selatan disokong oleh satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, dan tiga helikopter water bombing. Untuk Kalimantan Tengah, BNPB menerjunkan satu helikopter patroli, satu helikopter OMC, serta empat helikopter water bombing

Sedangkan di Kalimantan Barat disiagakan dua helikopter patroli, satu helikopter OMC, dan lima helikopter water bombing.

Berton menyebutkan bahwa pengerahan armada helikopter tersebut bakal disesuaikan dengan situasi serta kebutuhan penanganan di lapangan. Khusus pelaksanaan OMC, BNPB berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memantau perkembangan awan hujan yang berpotensi dimanfaatkan.

Peningkatan respons ini dilakukan menyusul maraknya titik kebakaran di beberapa daerah, khususnya di pulau Kalimantan. Di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, karhutla terjadi pada Rabu (19/8) di Kecamatan Tanah Grogot, Batu Sopang, dan Batu Engau dengan cakupan area terbakar mencapai 25,29 hektare.

"Kebakaran terjadi di kawasan taman konservasi dengan vegetasi berupa semak belukar dan gambut. BPBD Kabupaten Paser melakukan pemadaman melalui jalur darat dan melanjutkan pemantauan setelah api berhasil dipadamkan pada Kamis [20/8]," ungkap Berton dalam keterangan resmi, Jumat (21/8/2026).

Kebakaran lahan dalam skala lebih besar melanda Kabupaten Kutai Kartanegara. Peristiwa pada Rabu (19/8) tersebut menghanguskan lahan seluas 49,55 hektare di beberapa titik. Kebakaran terluas berada di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, yang meluas hingga 42 hektare.

Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama para relawan dan petugas pemadam bertindak melakukan pemadaman darat. 

Secara visual, titik api berhasil dipadamkan di seluruh area pada Kamis (20/8/2026), kecuali di Kelurahan Pendingin. Menurut pantauan drone, masih ada sekitar enam hingga tujuh titik api di lokasi tersebut.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama musim kemarau, terutama mengantisipasi bahaya karhutla. Pemerintah daerah diminta memperketat kewaspadaan, pemantauan, deteksi dini, serta memastikan kesiapan sarana pemadaman. 

Masyarakat pun diminta tidak melakukan pembakaran di area rawan serta segera melaporkan potensi kebakaran kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.

Tags

Terkini