JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendorong para legislator muda agar mengambil peran yang lebih dominan dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.
Menurutnya, sosok muda di parlemen mempunyai posisi strategis guna menciptakan tolok ukur baru pada kualitas legislasi, fungsi pengawasan, representasi, serta memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Kami memiliki kesempatan untuk membangun budaya parlemen yang terbuka, berbasis data, responsif terhadap aspirasi masyarakat, dan berorientasi pada penyelesaian masalah,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Eddy menyampaikan bahwa sistem demokrasi di Indonesia sudah mempunyai landasan prosedural yang kokoh lewat pelaksanaan pemilu berkala serta proses pergantian kekuasaan yang konstitusional.
Kendati demikian, menurutnya, praktik demokrasi Indonesia tidak semestinya mandek pada ranah prosedur belaka, melainkan wajib melahirkan kebijakan dan kinerja kelembagaan yang riil dirasakan publik.
“Sudah waktunya kami menatap urgensi demokrasi berkualitas. Setelah masyarakat memberikan mandat, pekerjaan kami adalah membuktikan bahwa mandat itu menghasilkan kebijakan yang lebih baik dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengimbau para legislator muda untuk bahu-membahu mendorong pergeseran dari demokrasi prosedural menuju demokrasi substansial.
Demokrasi substansial, ujar dia, terefleksi melalui mutu kebijakan publik, perlindungan terhadap hak warga, pemerataan peluang, hingga kecakapan negara dalam merespons tantangan era baru.
Terlebih lagi, isu perubahan iklim, transisi energi, digitalisasi, kecerdasan buatan, penyediaan lapangan kerja, serta ketimpangan ekonomi memerlukan formulasi kebijakan berperspektif jangka panjang.
Menurutnya, legislator muda mempunyai nilai tambah dalam membawa pandangan baru di parlemen. Lantaran itu, pembenahan kapasitas legislator muda harus terus ditingkatkan supaya sanggup memahami kerumitan isu publik lalu mengelolanya menjadi kebijakan yang efektif.
“Kalau kami ingin demokrasi Indonesia semakin kuat, mari kami mulai dari parlemen. Mari kami buktikan kepada masyarakat bahwa legislator muda mampu menghadirkan kualitas legislasi yang lebih baik, kinerja parlemen yang lebih kuat, dan demokrasi yang semakin substansial,” ucapnya.