JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Kulon Progo mendistribusikan 48.000 liter air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa fenomena kekeringan mengakibatkan warga kesulitan memperoleh air demi mencukupi kebutuhan harian.
Situasi ini mendorong Baznas untuk bergegas menyalurkan uluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.
"Tim Baznas Tanggap Bencana hadir untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kami menyalurkan air langsung ke wilayah yang membutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama kekeringan," katanya.
Sodik memaparkan lokus pembagian air bersih mencakup Desa Sekaro, Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Dusun Krikil, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, serta kawasan di sekeliling Kabupaten Kulon Progo.
Penyaluran dikirimkan bertahap berpatokan pada tingkat kebutuhan tiap lokasi supaya bantuan terdistribusi secara efektif dan tepat sasaran.
Sodik menegaskan pihak Baznas RI akan terus memantau kebutuhan pasokan air bersih di kawasan terdampak agar aksi penyaluran bantuan senantiasa selaras dengan kondisi riil di lapangan.
"Penyaluran bantuan ini dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Sodik Mudjahid.
Di samping itu, Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Kulon Progo, Sugiyanta, menerangkan bahwa dampak kekeringan menuntut sebagian penduduk menempuh jarak lebih jauh demi mendapatkan sumber air untuk keperluan harian. Kondisi memprihatinkan ini menjadi dorongan utama bagi Baznas untuk segera mengulurkan tangan.
"Di tengah kondisi seperti ini, Baznas ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan air bersih sendirian. Kami hadir bersama Baznas RI untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai sulit didapat," ucap Sugiyanta.
Baznas RI sendiri tercatat telah mengalirkan total 1,5 juta liter air bersih ke 72 desa, 46 kecamatan, serta 14 kabupaten yang tersebar di enam provinsi se-Indonesia, termasuk menghadirkan akses air bersih berupa sarana sumur bor di 37 titik.