Menhan: Indonesia Cetak Sejarah Baru, Mampu Modernisasi Hercules C-130

Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:11:32 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Hangar 4 GMF [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Indonesia telah menorehkan tinta sejarah baru lantaran sanggup melakukan modernisasi armada pesawat angkut C-130 Hercules secara mandiri melalui pemanfaatan industri pertahanan dalam negeri.

Pencapaian tersebut ditandai atas tuntasnya proses pembaruan pesawat C-130 Hercules dengan nomor ekor A-1319 oleh PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, yang kemudian resmi diserahterimakan kepada pihak Kementerian Pertahanan pada Rabu (19/8/2026).

“Hari ini dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami baru saja mencatat suatu sejarah baru yang kami lakukan di dalam pembangunan kekuatan pertahanan yang selaras dengan pembangunan industri pertahanan dan industri dirgantara,” kata Sjafrie di Hangar 4 GMF, Kota Tangerang, Banten, Rabu (19/8/2026).

“Jadi hari ini adalah satu garis awal bahwa modernisasi pesawat transport yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara, C-130, merupakan hal yang pertama kami angkat bahwa kami sudah berdiri di atas kaki kami sendiri di dalam modernisasi alat angkut transportasi,” ucap Sjafrie.

Menurut penjelasan Sjafrie, selama ini Indonesia senantiasa memperoleh pendampingan teknis dari Lockheed Martin, yakni pabrikan teknologi penerbangan dan pertahanan asal Amerika Serikat (AS), dalam hal perawatan serta modernisasi pesawat C-130 Hercules.

Sjafrie mengimbuhkan bahwa tingkat kemandirian ini tidak cuma ditujukan bagi jenis C-130 Hercules. Pemerintah ke depannya bakal menggerakkan agar perawatan pesawat angkut lainnya milik TNI AU juga sanggup ditangani di dalam negeri.

“Itu akan dipelihara oleh negara kami sendiri dan menggunakan tenaga teknis dari putra-putra bangsa yang sudah kami persiapkan,” jelas dia.

Dalam konteks penguatan kapasitas industri nasional, Sjafrie turut menyebut bahwa PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bakal mengambil peran penting pada proyek modernisasi alutsista TNI AU. 

Pihaknya menargetkan karya modernisasi garapan PTDI tersebut dapat diperkenalkan secara resmi pada tahun depan.

“Kalau hari ini kami lihat di Garuda melalui GMF, tapi nanti tahun depan kami akan melakukan suatu peluncuran dari hasil modernisasi PTDI,” jelas Sjafrie.

Selain memacu kemampuan industri pertahanan lokal, Kementerian Pertahanan juga siap memaksimalkan penggunaan aset milik negara di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

“Ini akan kami gunakan untuk kepentingan pemeliharaan, kemudian juga kami gunakan untuk sebagai pangkalan penyimpanan pesawat, baik itu transport maupun pesawat tempur,” kata Sjafire.

Optimalisasi Bandara Kertajati ini disiapkan guna mengantisipasi penambahan jumlah unit pesawat TNI AU di masa depan.

“Jadi ini adalah pekerjaan yang akan kami kerjakan pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya,” ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT GMF AeroAsia telah menyerahkan satu unit pesawat C-130 Hercules bernomor registrasi A-1319 kepada Kemenhan di Hangar 4 GMF AeroAsia, Tangerang, Banten, Rabu (19/8/2026).

 Alutsista tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama GMF AeroAsia Andi Fahrurrozi kepada Sjafrie usai merampungkan serangkaian pembaruan di bengkel GMF AeroAsia. 

Usai menerima, Sjafrie langsung menyerahkannya kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

“Ini merupakan pesawat pertama yang melakukan proses modifikasi besar di GMF,” kata Andi dalam agenda penyerahan armada angkut tersebut.

Menurut Andi, perombakan yang dikerjakan meliputi penggantian center wing box, peningkatan perangkat sistem avionik, serta inspeksi struktur pesawat demi menyesuaikan dengan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat keandalannya.

Selain mengeskalasi kecanggihan avionik, pengerjaan tersebut ditujukan guna memperpanjang masa bakti dan usia operasional armada hingga 15 sampai 20 tahun mendatang. 

Unit ini menjadi pesawat kedua yang berhasil diselesaikan oleh GMF setelah sebelumnya sukses merampungkan pengerjaan modernisasi center wing box pada C-130 Hercules bernomor ekor A-1315.

Tags

Terkini