HUT Ke-81 RI, Pemerintah Tegaskan Percepatan Penanganan Gempa M7,7 NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 18:57:02 WIB
Upacara peringatan HUT RI ke 81 di Manggarai [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya guna mempercepat penanganan darurat serta pemulihan pascagempa bumi M 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penegasan tersebut disampaikan langsung pada sela-sela Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang bertempat di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengutarakan bahwa kehadiran jajaran menteri dan pimpinan lembaga di NTT semenjak hari pertama kejadian merupakan wujud kepedulian serta komitmen pemerintah guna mendampingi masyarakat terdampak.

"Sejak hari pertama kejadian kami sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan," katanya sebagaimana dikutip dari keterangan resmi di Jakarta.

Pratikno menambahkan, penanganan darurat diselenggarakan secara menyeluruh dan terintegrasi pada berbagai titik terdampak. 

Jajaran pemerintah membagi tugas menyisir wilayah yang memerlukan bantuan cepat, seperti pergerakan bantuan logistik menuju Kecamatan Reo di Manggarai hingga kawasan terisolasi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Koordinasi intensif pun terus diselenggarakan bersama Satuan Tugas (Satgas) DPR RI serta kementerian/lembaga terkait lewat sistem luring maupun video conference untuk memastikan masa tanggap darurat berjalan efektif.

Memperkuat arahan Menko PMK, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto membeberkan kesiapan strategi serta pengerahan sumber daya logistik dan armada penanganan di lapangan.

Kepala BNPB menjelaskan bahwa Posko Nasional di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, telah menampung dan menyalurkan bantuan logistik, termasuk 50.000 paket bantuan dari Presiden RI. Bantuan tersebut diteruskan ke dua posko utama di NTT, yaitu Posko Labuan Bajo dan Posko Maumere.

Logistik dari Posko Utama Labuan Bajo dikerahkan untuk melayani kawasan Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara Posko Maumere melayani Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Guna menembus hambatan geografis dan wilayah terisolasi, BNPB bersama unsur gabungan menyiagakan armada darat, laut, serta udara secara maksimal. Pada jalur udara, disiagakan enam pesawat di Labuan Bajo dan lima pesawat di Maumere, termasuk helikopter pendukung untuk evakuasi medis darurat.

Sementara pada jalur darat, dilakukan mobilisasi truk-truk logistik ukuran besar di titik-titik penyaluran utama, yang didukung pula oleh pengoperasian kapal Pelni dan kapal feri pada jalur laut menuju kawasan kepulauan seperti Pulau Palue.

Suharyanto menginstruksikan pemerintah daerah untuk melaksanakan pendataan kerusakan secara paralel dan berjenjang by name by address tanpa perlu menunggu data rampung 100 persen, supaya intervensi perbaikan bisa langsung dieksekusi.

"Pendataan rumah masyarakat yang rusak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat menjadi prioritas utama kami. Kerusakan fasilitas umum seperti kantor bupati menjadi prioritas berikutnya setelah permukiman warga terpenuhi," ujar Suharyanto.

Terkait pemutakhiran data dampak bencana, Kepala BNPB mengonfirmasi angka korban meninggal dunia per hari ini tercatat sebanyak 54 jiwa, sedangkan pendataan korban luka-luka masih terus berjalan secara dinamis.

"Pendataan tidak perlu menunggu selesai semua, begitu ada data valid yang masuk, perbaikan langsung kami proses agar penanganan berjalan lebih cepat," ucap Suharyanto.

Tags

Terkini