Prabowo Puji Keberanian Pengusaha Motor Listrik Hadapi Risiko

Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:33:33 WIB
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada para pengusaha yang berani memajukan industri serta ekosistem motor listrik nasional. Langkah tersebut dinilai sangat berani lantaran harus menghadapi risiko dan tekanan kompetisi di pasar global.

"Saudara-saudara masih risiko, masih mengalami persaingan luar biasa (dengan) Jepang, Korea, Tiongkok. And yet kalian masih berani," ujar Prabowo di peresmian Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Prabowo menuturkan bahwa perwujudan sistem produksi motor listrik nasional saat ini melewati proses panjang. Ia mengenang telah ditunjukkan prototipe motor tersebut sejak beberapa bulan lalu.

Prabowo lantas menantang para pengusaha untuk menunjukkan tak sekadar unit kendaraan, tetapi juga kesiapan fasilitas pabriknya.

Ia mengaku puas karena tantangan tersebut kini dijawab secara nyata oleh PT Ilectra Motor Group, anak perusahaan PT Indika Energy.

Prabowo pun menyanjung jiwa para pelaku usaha yang dinilainya serupa dengan prajurit tentara.

"Karena dia bertempur, dia pakai ilmu perang juga. Ada intelnya, logistik, hitungan," ujar Prabowo.

"Jadi mereka ini masih risiko, tetapi ada keberanian," tambah Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa keberanian ini sangat vital demi kepentingan nasional. Sebagai bangsa yang besar, Prabowo menyebut Indonesia tidak boleh menyandarkan kebutuhan energinya pada negara luar.

"Kami terlalu besar untuk menggantungkan diri kepada pihak luar,: kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa agenda ini merupakan pijakan krusial dalam memperkuat industri motor listrik nasional sekaligus memicu terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.

Selain meresmikan Molinas, Presiden RI turut mengecek fasilitas manufaktur serta area pameran, menyimak laporan pengembangan Molinas, dan memberikan pengarahan.

"Kegiatan juga akan dilanjutkan dengan peluncuran ekosistem Molinas dan penandatanganan komitmen bersama para pemangku kepentingan," kata Prasetyo.

Ia memaparkan bahwasanya Molinas dikembangkan sebagai ekosistem berskala nasional, bukan sekadar perkenalan satu merek atau varian kendaraan semata. 

Ini berarti ekosistem tersebut akan melingkupi manufaktur dan industri, baterai dan komponen, sarana pengisian daya (charging) maupun penukaran baterai (battery swapping), skema pembiayaan, rantai distribusi, purnajual, hingga optimalisasi serapan pasar.

Lebih jauh, Prasetyo mengutarakan bahwa akselerasi motor listrik ini ditujukan guna memperkokoh ketahanan energi nasional melalui penekanan pemakaian BBM dan optimalisasi energi listrik.

Pemerintah menaruh harapan agar pengembangan Ekosistem Motor Listrik Nasional mampu mendorong pertumbuhan industri yang makin solid, mendongkrak nilai tambah dalam negeri, serta menghadirkan kemanfaatan luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Tags

Terkini