Kapolda-Pangdam Bisa Dimutasi jika Gagal Tangani Kebakaran Hutan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:56:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyatakan Kapolda dan Pangdam berisiko dimutasi apabila gagal mengatasi kebakaran hutan.

 Pernyataan tersebut merespons pertanyaan wartawan mengenai kebijakan era Jokowi yang memutasi Kapolda dan Pangdam bilamana tak mampu mengatasi kebakaran tersebut.

"Masih berlaku. Pada saat saya berkeliling ke daerah saya tekankan keberhasilan anda mengendalikan tadi adalah bagaimana karir anda ke depan," katanya di Kemenkopolkam, Senin (10/8/2026).

Ia menerangkan pertimbangan mutasi berlandaskan atas kemampuan Kapolda dan Pangdam mengendalikan titik api bilamana timbul kebakaran.

"Artinya dalam upaya pengendalian disebut berhasil atau tidak berhasil..kalau tidak berhasil dia punya konsekuensi. Tetap itu berlaku," ujarnya.

Dalam momen tersebut, ia turut memaparkan dinamika kebakaran di beberapa titik seperti di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan di area Gunung Gede Pangrango. 

Menurut pandangannya, kondisi saat ini telah terkendali dan titik api di Bromo hanya menyisakan satu hingga dua. Ia juga mengutarakan telah melangsungkan pemetaan provinsi yang berpotensi dilanda kebakaran.

"Yang kami waspadai memang ada pada enam provinsi itu, yaitu mulai dari Jambi... eh mulai dari Riau, kemudian Jambi, Sumatera Selatan, Kalbar, Kalteng, dan Kalsel dan itu pun sudah kami kendalikan sampai dengan saat ini," katanya.

Menurutnya, El Nino bakal terjadi cukup panjang. Walhasil sebagai langkah penanggulangan kebakaran, operasi udara dinilai paling manjur terutama lewat operasi modifikasi cuaca (OMC) demi menghasilkan hujan buatan yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Melihat situasi seperti sekarang ini, upaya yang paling tepat, operasi yang paling tepat dilakukan adalah yang efektif, yang efektif, operasi udara sebetulnya sangat efektif, menimbulkan hujan buatan yang dilakukan oleh BNPB, itu yang paling efektif," ucapnya.

Kendati demikian, penerapan OMC memiliki kriteria utama, yakni kehadiran awan hujan yang sanggup disemai. Tanpa adanya keberadaan awan hujan, pemerintah tak dapat melangsungkan operasi guna menghadirkan hujan buatan.

Tags

Terkini