JAKARTA - Sosiolog asal Universitas Syiah Kuala Aceh, Ahmad Humam Hamid mengungkapkan harapannya seusai Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melangsungkan peninjauan ke area pascabencana di tanah Aceh.
Dirinya menginginkan pihak pemerintah dapat bersungguh-sungguh dalam menuntaskan kondisi pascabencana di Aceh. Pasalnya, komitmen dan keseriusan negara memegang peranan krusial pada alur penanganan hingga pemulihan kawasan yang terdampak.
“Satu aja, berharap negara ini serius, itu cukup. Berharap negara serius,” ujar Humam dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Merespons perihal kunker Wapres Gibran menuju wilayah Aceh tersebut, Humam menaruh harapan bakal timbul luaran nyata yang menghadirkan dampak positif bagi segenap warga Aceh.
“Mudah-mudahan baik” ujarnya.
Sebagai informasi, sejak musibah banjir dan tanah longsor skala besar menerjang Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat pada tahun 2024 silam, pemerintah secara berkesinambungan menggenjot percepatan pemulihan sarana infrastruktur beserta layanan dasar pascabencana.
Wapres Gibran diketahui baru saja memantau secara langsung penanganan pascabencana di Aceh pada Kamis (6/8/2026).
Gibran sebelumnya menegaskan bahwasanya jajaran pemerintah terus bekerja secara maksimal demi mengakselerasi pemulihan infrastruktur serta kebutuhan layanan dasar di Aceh.
Gibran menyadari, masih terdapat sederet pekerjaan rumah yang mesti dirampungkan beserta hambatan yang perlu terus diperbaiki.
Maka dari itu, ia bersikap terbuka atas segala masukan, aspirasi, maupun masukan kritis yang membangun supaya tiap-tiap kebijakan pemerintah betul-betul menjawab keperluan warga.
"Kehadiran saya di Aceh hari ini adalah untuk melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan pascabencana yang sedang berjalan, sekaligus mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat terdampak," kata Gibran dalam keterangannya.
Gibran turut menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran pemerintah pusat maupun daerah, unsur TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, sektor dunia usaha, hingga segenap lapisan masyarakat yang bahu-membahu menyokong proses pemulihan.
Ia berjanji pihak pemerintah bakal konsisten mengawal penyelesaiannya supaya warga dapat kembali melangsungkan aktivitas secara aman dan tenang.
"Semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai adalah tanggung jawab negara," ucapnya.