JAKARTA - Pergerakan harga emas kembali menjadi sorotan publik setelah logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk. atau Antam mencatatkan lonjakan signifikan. Kenaikan ini membuat banyak investor dan masyarakat umum mulai melirik emas sebagai instrumen lindung nilai yang menjanjikan.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas kerap dipandang sebagai aset aman yang nilainya relatif stabil. Tidak heran jika setiap pergerakan harga emas selalu menjadi perhatian, terutama ketika mencetak rekor tertinggi baru.
Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam Logam Mulia melonjak dan rekor pada perdagangan hari ini, Rabu 28 Januari 2026. Lonjakan harga ini menjadi sinyal positif bagi para pemegang emas fisik yang berharap nilai investasinya terus meningkat.
Melansir data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com pukul 08.29 WIB di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung Jakarta, harga emas satuan 1 gram pada hari ini dibanderol Rp2.968.000 per batang. Harga tersebut melonjak Rp52.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kenaikan ini menjadi kabar baik setelah harga emas Antam Logam Mulia hari ini sempat turun Rp1.000 pada perdagangan Selasa kemarin. Perubahan arah harga tersebut sekaligus memperlihatkan volatilitas yang masih terjadi di pasar emas.
Harga hari ini juga menjadi rekor tertinggi dalam sejarah dan menggeser rekor sebelumnya di Rp2.917.000 per gram pada Senin lalu. Rekor baru ini membuat emas Antam semakin diminati sebagai pilihan investasi jangka menengah hingga panjang.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut menguat. Hari ini harga buyback berada di level Rp2.799.000 per gram atau naik Rp50.000.
Kenaikan harga buyback ini memberikan keuntungan bagi masyarakat yang ingin mencairkan emasnya. Selisih harga jual dan beli tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum bertransaksi.
Kenaikan Harga Emas Antam Sejalan dengan Pasar Global
Penguatan harga emas Antam Logam Mulia hari ini tidak terjadi tanpa sebab. Kenaikan tersebut sejalan dengan lonjakan harga emas global yang juga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Pada Selasa 27 Januari 2026, harga emas dunia naik 3,48% di level US$5.014,11 per troy ons. Kenaikan tajam ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir.
Pada perdagangan intraday, harga emas global bahkan sempat melonjak ke level tertinggi sepanjang masa di US$5.189,89 per troy ons. Kondisi ini menunjukkan tingginya permintaan emas sebagai aset safe haven di tengah dinamika ekonomi global.
Lonjakan harga emas dunia turut memberikan sentimen positif bagi harga emas di dalam negeri. Hal ini karena pergerakan harga emas Antam pada dasarnya mengikuti tren emas internasional.
Selain faktor global, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga berpengaruh terhadap harga emas domestik. Ketika dolar menguat, harga emas dalam rupiah cenderung mengalami penyesuaian.
Dalam situasi seperti ini, emas kerap dipilih sebagai instrumen untuk menjaga nilai kekayaan. Tidak sedikit masyarakat yang memanfaatkan momentum kenaikan harga untuk membeli atau menjual emas sesuai kebutuhan finansial mereka.
Harga Buyback dan Dampaknya bagi Investor
Selain harga jual, harga buyback juga menjadi indikator penting bagi pemilik emas fisik. Buyback merupakan harga yang ditawarkan Antam untuk membeli kembali emas dari konsumen.
Hari ini harga buyback emas Antam berada di level Rp2.799.000 per gram atau naik Rp50.000 dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin merealisasikan keuntungan dari kepemilikan emas mereka.
Meski demikian, perbedaan antara harga jual dan harga buyback tetap perlu diperhatikan. Selisih ini biasanya mencerminkan biaya produksi, distribusi, serta margin perusahaan.
Bagi investor jangka panjang, fluktuasi harian mungkin tidak terlalu berpengaruh. Namun, bagi trader atau pembeli emas dalam jangka pendek, perubahan harga buyback bisa menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan.
Kenaikan harga buyback yang signifikan biasanya diikuti oleh meningkatnya aktivitas transaksi di butik emas. Hal ini menunjukkan bahwa pasar emas domestik tetap dinamis dan responsif terhadap perkembangan global.
Dengan harga emas yang terus mencetak rekor, sebagian investor memilih menahan emas mereka lebih lama. Harapannya, harga akan terus naik sehingga potensi keuntungan semakin besar.
Tabel Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini
Berikut rincian harga emas Antam Logam Mulia hari ini Rabu 28 Januari 2026 berdasarkan ukuran berat yang umum tersedia di pasaran. Data ini dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin membeli emas sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
| Berat Emas | Harga (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | 1.534.000 |
| 1 gram | 2.968.000 |
| 2 gram | 5.876.000 |
| 3 gram | 8.789.000 |
| 5 gram | 14.615.000 |
| 10 gram | 29.175.000 |
| 25 gram | 72.812.000 |
| 50 gram | 145.545.000 |
| 100 gram | 291.012.000 |
| 250 gram | 727.265.000 |
| 500 gram | 1.454.290.000 |
| 1.000 gram | 2.908.500.000 |
Harga di atas dapat berbeda di setiap butik emas Antam tergantung lokasi dan waktu transaksi. Oleh karena itu, masyarakat disarankan selalu mengecek harga terbaru sebelum melakukan pembelian atau penjualan.
Dengan variasi ukuran tersebut, masyarakat memiliki fleksibilitas dalam menyesuaikan investasi emas dengan kemampuan keuangan masing-masing. Mulai dari pecahan kecil hingga batangan besar, semuanya tersedia untuk memenuhi kebutuhan investor pemula hingga profesional.
Prospek Harga Emas dan Strategi Investasi
Lonjakan harga emas Antam yang mencetak rekor tertinggi membuka peluang sekaligus tantangan bagi investor. Di satu sisi, kenaikan harga mencerminkan potensi keuntungan yang besar, namun di sisi lain juga menuntut kehati-hatian dalam mengambil keputusan.
Emas dikenal sebagai instrumen investasi yang cocok untuk jangka panjang. Nilainya cenderung stabil dan mampu melindungi daya beli dari inflasi serta ketidakpastian ekonomi.
Bagi investor pemula, membeli emas secara bertahap dapat menjadi strategi yang bijak. Dengan metode ini, risiko membeli di harga puncak dapat diminimalkan melalui pembelian berkala.
Sementara itu, investor yang sudah memiliki emas sebelumnya dapat mempertimbangkan untuk menahan asetnya lebih lama. Kenaikan harga yang terus terjadi berpotensi memberikan keuntungan lebih besar di masa depan.
Namun demikian, setiap keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan kondisi masing-masing individu. Tidak ada satu strategi yang cocok untuk semua orang dalam menghadapi dinamika pasar emas.
Dengan harga emas Antam yang hari ini mencetak rekor baru, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam memanfaatkan momentum. Baik sebagai alat lindung nilai, tabungan masa depan, maupun instrumen diversifikasi aset, emas tetap menjadi pilihan menarik di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi.