Cara Memasak Pare

Beragam Cara Memasak Pare Agar Tidak Pahit, Lezat, dan Cocok untuk Menu Harian Keluarga

Beragam Cara Memasak Pare Agar Tidak Pahit, Lezat, dan Cocok untuk Menu Harian Keluarga
Beragam Cara Memasak Pare Agar Tidak Pahit, Lezat, dan Cocok untuk Menu Harian Keluarga

JAKARTA - Banyak orang mulai mencari cara memasak pare karena ingin tetap menikmati manfaat sayuran ini tanpa terganggu rasa pahitnya. Pare memang dikenal kaya nutrisi, tetapi cita rasanya yang kuat sering membuat orang ragu mengolahnya di dapur.

Dengan teknik yang tepat, pare bisa menjadi hidangan lezat dan mudah disantap. Mulai dari proses persiapan hingga pemilihan bumbu, semua tahapan memiliki peran penting dalam mengurangi rasa pahit tanpa menghilangkan kandungan gizinya.

Selain itu, cara memasak pare yang bervariasi memungkinkan sayuran ini diolah menjadi beragam menu rumahan yang menggugah selera. Mengutip buku berjudul Home Cooking ala Xander's Kitchen: 100 Resep Hits di Instagram (2018) oleh Junita, untuk menghilangkan rasa pahit pare, sebelum dimasak remas-remas pare yang telah dipotong-potong sampai layu dengan sedikit garam.

Kemudian bilas bersih pare, baru diolah sesuai resep yang diinginkan. Teknik sederhana ini terbukti efektif membantu rasa pare menjadi lebih ringan dan mudah dipadukan dengan berbagai bumbu.

Pare juga dikenal mengandung serat, vitamin, dan antioksidan yang baik bagi tubuh. Oleh karena itu, mengolah pare dengan benar menjadi langkah penting agar manfaatnya tetap maksimal dan rasanya tetap enak.

Beragam olahan pare bisa disesuaikan dengan selera masing-masing keluarga. Ada yang menyukai pare ditumis sederhana, ada pula yang lebih menyukai pare diolah dengan bumbu kuat atau kuah santan.

Berikut ini rangkuman berbagai cara memasak pare yang mudah diterapkan di rumah. Semua metode ini dirancang agar pare tetap lezat, bergizi, dan bisa dinikmati siapa saja.

Tumis Pare Praktis dan Beraroma

Tumis pare menjadi pilihan paling sederhana bagi pemula karena proses memasaknya cepat dan bumbunya mudah ditemukan. Teknik ini membantu pare tetap renyah dengan rasa yang lebih seimbang.

Bahan yang dibutuhkan untuk tumis pare cukup sederhana dan mudah diperoleh. Anda hanya memerlukan 2 buah pare, 3 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, cabai sesuai selera, garam, gula, saus tiram secukupnya, serta minyak untuk menumis.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah membelah pare dan membuang bijinya. Setelah itu, iris tipis pare dan remas dengan garam hingga layu, lalu bilas bersih.

Panaskan minyak di wajan dan tumis bawang merah, bawang putih, serta cabai hingga harum. Masukkan pare yang telah disiapkan, lalu bumbui dengan garam, gula, dan saus tiram sesuai selera.

Masak hingga pare matang dan bumbu meresap dengan baik. Hidangan ini cocok disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat untuk menu sehari-hari.

Tumis pare juga dapat dikombinasikan dengan bahan lain seperti telur, udang, atau tahu. Kombinasi ini membuat rasa pare semakin kaya dan cocok dinikmati seluruh anggota keluarga.

Teknik menumis ini tidak membutuhkan waktu lama sehingga praktis untuk menu harian. Selain itu, pare tetap memiliki tekstur segar dan rasa yang lebih ringan.

Dengan bumbu yang tepat, pare tumis dapat menjadi menu favorit meski awalnya tidak disukai karena pahit. Cara ini juga cocok bagi mereka yang ingin memasak cepat tanpa banyak persiapan.

Pare Goreng Tepung Renyah dan Gurih

Olahan pare goreng tepung cocok bagi yang kurang menyukai rasa pahit karena proses perendaman dan penggorengan membuat pare lebih gurih dan renyah. Tekstur kriuk di luar membuat pare terasa lebih nikmat saat disantap.

Bahan yang diperlukan adalah 2 buah pare, tepung terigu dan maizena secukupnya, air garam, bawang putih bubuk, ketumbar bubuk, serta minyak goreng. Semua bahan ini mudah ditemukan di dapur rumah tangga.

Langkah pertama adalah mengiris pare tipis lalu merendamnya dalam air garam. Setelah itu, bilas pare dan peras hingga kering sebelum dilumuri adonan tepung berbumbu.

Campurkan tepung terigu dan maizena dengan bawang putih bubuk dan ketumbar bubuk sesuai selera. Gulingkan irisan pare ke dalam adonan hingga seluruh permukaan tertutup rata.

Panaskan minyak dalam jumlah cukup di wajan. Goreng pare hingga kuning keemasan dan teksturnya menjadi renyah.

Pare goreng tepung ini bisa dijadikan camilan sehat atau lauk pendamping makan siang. Rasanya yang gurih membuat pare terasa jauh dari kesan pahit.

Olahan ini juga cocok untuk anak-anak yang biasanya kurang menyukai sayuran pahit. Dengan tekstur renyah dan rasa gurih, pare menjadi lebih mudah diterima.

Pare goreng tepung juga bisa disajikan dengan saus sambal atau mayones sebagai pelengkap. Variasi penyajian ini membuat hidangan semakin menarik dan menggugah selera.

Pare Rebus untuk Mengurangi Rasa Pahit

Merebus pare merupakan teknik dasar yang sering digunakan sebelum pare diolah menjadi berbagai masakan lainnya. Metode ini efektif mengurangi rasa pahit tanpa merusak tekstur sayuran.

Bahan yang diperlukan cukup sederhana, yaitu 2 buah pare, air secukupnya, garam, dan daun jambu biji jika tersedia. Daun jambu biji bersifat opsional tetapi dapat membantu mengurangi rasa pahit lebih maksimal.

Langkah pertama adalah mengiris pare sesuai kebutuhan. Setelah itu, didihkan air dalam panci dan tambahkan sedikit garam serta daun jambu biji.

Masukkan irisan pare ke dalam air mendidih dan rebus selama sekitar 2 menit. Setelah itu, tiriskan pare dan bilas dengan air bersih.

Pare rebus ini bisa langsung digunakan untuk berbagai masakan seperti tumisan, sup, atau lalapan. Dengan proses ini, rasa pahit pare menjadi jauh berkurang.

Teknik merebus juga cocok bagi mereka yang ingin mengolah pare menjadi makanan sehat tanpa banyak minyak. Metode ini menjaga kandungan nutrisi pare tetap optimal.

Pare rebus bisa dikombinasikan dengan bumbu kacang, sambal, atau saus ringan lainnya. Sajian ini cocok untuk menu diet atau pola makan sehat.

Cara ini juga dapat digunakan sebagai langkah awal sebelum pare digoreng atau ditumis. Dengan begitu, rasa pahit tidak akan terlalu dominan pada hidangan akhir.

Pare Isi Gurih dan Sehat

Pare isi menawarkan kombinasi rasa pahit pare dengan isian gurih sehingga menghasilkan hidangan yang lebih kaya tekstur dan rasa. Olahan ini cocok untuk menu spesial keluarga atau sajian tamu.

Bahan yang dibutuhkan meliputi 3 buah pare, 150 gram daging cincang atau tahu halus, 1 butir telur, tepung tapioka secukupnya, serta bumbu halus sesuai selera. Bahan isian dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing.

Langkah pertama adalah memotong pare dan membuang bijinya hingga bagian tengah berlubang. Remas pare dengan garam lalu bilas hingga bersih sebelum digunakan.

Campurkan daging cincang atau tahu halus dengan telur, tepung tapioka, dan bumbu halus. Aduk rata hingga adonan dapat dibentuk dan tidak terlalu lembek.

Isi bagian tengah pare dengan adonan tersebut hingga penuh. Setelah itu, susun pare di dalam kukusan dan kukus hingga matang sekitar 30 menit.

Pare isi dapat disajikan langsung sebagai hidangan kukus yang sehat. Selain itu, pare isi juga bisa diolah kembali dengan kuah kaldu atau saus sesuai selera.

Kombinasi pare dan isian gurih membuat rasa pahit menjadi lebih seimbang. Hidangan ini cocok untuk menu makan siang atau makan malam bersama keluarga.

Pare isi juga bisa dipotong kecil-kecil sebelum disajikan agar lebih praktis dimakan. Tekstur lembut pare berpadu dengan isian yang gurih menciptakan sensasi rasa yang menarik.

Pare Balado dan Kuah Santan yang Kaya Rasa

Bumbu balado yang pedas dan kuat mampu menyamarkan rasa pahit pare sehingga cocok untuk pencinta masakan berbumbu tajam. Olahan ini memberikan cita rasa khas nusantara yang menggugah selera.

Bahan yang dibutuhkan untuk pare balado adalah 2 buah pare, cabai merah, bawang merah, bawang putih, garam, gula, kaldu jamur, serta minyak goreng. Semua bahan tersebut mudah diperoleh di pasar tradisional maupun supermarket.

Langkah awal adalah mengiris pare dan merendamnya dengan air garam lalu membilasnya hingga bersih. Setelah itu, tumis bumbu balado hingga harum dan matang.

Masukkan pare ke dalam tumisan bumbu dan aduk hingga merata. Tambahkan garam, gula, dan kaldu jamur sesuai selera lalu masak hingga pare empuk dan bumbu meresap.

Pare balado cocok disajikan dengan nasi putih hangat sebagai lauk utama. Rasa pedas dan gurih membuat pare terasa lebih nikmat dan tidak terlalu pahit.

Selain balado, pare juga dapat diolah menjadi hidangan berkuah santan yang gurih. Kuah santan memberikan rasa lembut dan kaya sehingga pare terasa lebih seimbang.

Bahan untuk pare kuah santan meliputi 2 buah pare, 200 ml santan, serta bumbu halus dan rempah sesuai selera. Olahan ini cocok untuk menu rumahan yang berbeda dari biasanya.

Langkah memasaknya dimulai dengan menumis bumbu hingga harum. Setelah itu, masukkan pare dan santan lalu masak hingga pare empuk dan kuah mengental.

Pare kuah santan dapat disajikan hangat sebagai lauk makan siang atau makan malam. Rasa gurih santan berpadu dengan tekstur pare menciptakan hidangan yang lezat dan mengenyangkan.

Olahan ini juga cocok dikombinasikan dengan bahan lain seperti tempe, tahu, atau udang. Variasi ini membuat menu pare semakin kaya dan tidak membosankan.

Dengan berbagai cara memasak tersebut, pare tidak lagi menjadi sayuran yang dihindari karena pahit. Justru, pare dapat menjadi menu sehat dan lezat jika diolah dengan teknik yang tepat.

Setiap metode memasak pare memiliki keunggulan tersendiri sesuai selera dan kebutuhan. Ada yang cocok untuk menu cepat, ada pula yang pas untuk sajian istimewa keluarga.

Dengan memahami teknik pengolahan yang benar, rasa pahit pare dapat diminimalkan tanpa menghilangkan nilai gizinya. Hal ini membuat pare layak menjadi bagian dari menu harian yang seimbang.

Beragam olahan pare juga membuka peluang eksplorasi rasa di dapur rumah tangga. Dari tumis sederhana hingga hidangan bersantan, pare dapat diolah menjadi berbagai sajian menarik.

Dengan demikian, pare bukan lagi sayuran yang dihindari, melainkan bahan makanan yang fleksibel dan kaya manfaat. Setiap orang dapat menyesuaikan cara memasaknya sesuai selera dan kebutuhan keluarga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index