JAKARTA - Aktivitas penyeberangan laut yang menghubungkan Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat kembali berjalan normal pada awal pekan ini.
Rute Banyuwangi–Lombok melalui Pelabuhan Tanjung Wangi dan Pelabuhan Gili Mas tetap menjadi salah satu jalur penting bagi penumpang dan kendaraan yang hendak menyeberang antarwilayah. Pada Senin, 26 Januari 2026, layanan pelayaran di rute ini dilayani oleh beberapa armada kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).
Rute laut ini kerap dimanfaatkan oleh penumpang umum, pelaku logistik, hingga pemilik kendaraan pribadi yang ingin membawa kendaraannya menyeberang. Dengan jarak tempuh sekitar 10 jam, perjalanan laut Banyuwangi–Lombok menjadi alternatif utama selain jalur udara, terutama bagi penumpang yang membawa kendaraan atau barang dalam jumlah besar.
Meski jadwal telah ditetapkan, calon penumpang tetap diimbau memperhatikan kemungkinan perubahan waktu keberangkatan dan kedatangan kapal. Faktor cuaca dan kondisi gelombang laut masih menjadi pertimbangan utama dalam operasional pelayaran.
Layanan Kapal Rute Banyuwangi dan Lombok
Pelayaran kapal laut rute Banyuwangi–Lombok dari Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat pada Senin, 26 Januari 2026, dilayani oleh KM Mutiara Ferindo II dan KM Mutiara Sentosa III. Kedua kapal ini mengangkut penumpang sekaligus kendaraan dengan berbagai golongan.
Sementara itu, rute sebaliknya dari Lombok menuju Banyuwangi dilayani oleh KM Mutiara Ferindo I. Seluruh armada tersebut merupakan kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) yang selama ini mengoperasikan layanan penyeberangan antarpulau.
Pelabuhan Gili Mas sendiri berada di Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Adapun Pelabuhan Tanjung Wangi terletak di Kampung Baru, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kedua pelabuhan ini telah dilengkapi fasilitas untuk mendukung aktivitas bongkar muat kendaraan dan penumpang.
Jadwal Kapal Lombok ke Banyuwangi
Untuk rute Lombok–Banyuwangi, terdapat satu jadwal keberangkatan kapal pada Senin, 26 Januari 2026. KM Mutiara Ferindo I dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat pada pukul 16.00 WITA.
Setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih 10 jam, KM Mutiara Ferindo I dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 03.00 WIB. Jadwal ini menjadi satu-satunya pilihan bagi penumpang yang ingin berangkat dari Lombok menuju Banyuwangi pada hari tersebut.
Penumpang diimbau untuk datang lebih awal ke pelabuhan guna mengantisipasi proses check-in dan antrean kendaraan, terutama pada musim perjalanan padat.
Jadwal Kapal Banyuwangi ke Lombok
Untuk rute Banyuwangi–Lombok, terdapat dua jadwal keberangkatan kapal pada Senin, 26 Januari 2026. Jadwal pertama dilayani oleh KM Mutiara Ferindo II yang dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi pada pukul 14.00 WIB. Kapal ini diperkirakan tiba di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 03.00 WITA.
Jadwal kedua dilayani oleh KM Mutiara Sentosa III. Kapal ini dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi pada pukul 23.59 WIB dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 13.00 WITA.
Dua pilihan jadwal ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang untuk menyesuaikan waktu perjalanan sesuai kebutuhan.
Harga Tiket Penumpang dan Kendaraan
Harga tiket kapal ALP rute Gili Mas–Tanjung Wangi dibedakan berdasarkan jenis penumpang dan kendaraan. Untuk sepeda, tarif yang dikenakan sebesar Rp113.000. Sepeda motor dikenakan tarif Rp245.000, sementara motor roda dua di atas 250 cc sebesar Rp365.000.
Untuk kendaraan roda empat, seperti sedan, jeep, dan sejenisnya, tarif yang berlaku adalah Rp1.200.000. Kendaraan kecil barang dikenakan tarif Rp1.100.000. Adapun tiket penumpang bayi kelas ekonomi dipatok Rp15.000 dan penumpang dewasa kelas ekonomi Rp105.000.
Sementara itu, harga tiket rute Tanjung Wangi–Gili Mas memiliki sedikit perbedaan. Sepeda dikenakan tarif Rp115.000 dan sepeda motor Rp250.000. Untuk sepeda motor roda tiga, tarifnya Rp375.000. Kendaraan jenis sedan, jeep, dan sejenisnya dikenakan tarif Rp1.230.000, sedangkan kendaraan kecil barang Rp1.130.000.
Tiket penumpang bayi kelas ekonomi untuk rute ini dibanderol Rp17.000, sementara penumpang dewasa kelas ekonomi sebesar Rp120.000.
Catatan Penting bagi Calon Penumpang
Calon penumpang diingatkan bahwa jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan tersebut umumnya dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan gelombang laut yang dapat berdampak pada keselamatan pelayaran.
Oleh karena itu, penumpang disarankan untuk selalu memantau informasi terbaru dari pihak pelabuhan atau operator kapal sebelum melakukan perjalanan. Dengan mempersiapkan perjalanan secara matang, penyeberangan Banyuwangi–Lombok diharapkan dapat berlangsung aman dan lancar.