IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Simak Saham Pilihan Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 00:59:32 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak di zona hijau pada sesi perdagangan Rabu (9/9/2026), menyusul penguatan 1,01 persen ke level 6.686,44 saat penutupan perdagangan Selasa kemarin.

Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas mengamati IHSG kembali merapat ke area resistance 6.700 dengan tren yang tetap positif. Pihaknya memperkirakan indeks berpotensi menguji sekaligus berkonsolidasi pada rentang 6.600–6.700.

“Breakout 6.700 membuka peluang menuju 6.755, sementara 6.600 menjadi support terdekat,” tulis BRI Danareksa Sekuritas lewat risetnya, Rabu pagi ini.

Adapun laju kenaikan IHSG pada perdagangan Selasa disokong oleh saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), terutama dari sektor bahan baku (basic materials) dan barang konsumen primer (consumer non-cyclicals). 

Sentimen pasar kian positif seiring berkurangnya kekhawatiran dampak erupsi Gunung Anak Krakatau setelah aktivitas sejumlah bandara kembali normal. Di samping itu, apresiasi harga tembaga, minyak, dan batu bara ikut menjadi penopang saham berbasis komoditas.

Untuk perdagangan hari ini, perhatian investor tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat (Consumer Price Index/CPI) tanggal 11 September 2026. 

Konsensus memproyeksikan inflasi utama (headline) AS berada di level 3,4 persen secara tahunan (year on year/YoY), sedangkan inflasi inti (core) diperkirakan di kisaran 2,4 persen YoY.

Selain rilis inflasi AS, dinamika harga komoditas di tengah ketegangan konflik Timur Tengah menjadi faktor penentu yang dicermati pelaku pasar. Harga minyak mentah yang mendekati 100 dolar AS per barel berpeluang memberi angin segar bagi saham-saham sektor energi.

Sementara itu, harga tembaga yang mencetak rekor 14.533 dolar AS per ton dinilai menjadi pendorong positif bagi emiten sektor logam. Dari dalam negeri, pulihnya aktivitas penerbangan pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau turut menghadirkan sentimen positif bagi pasar. Sebelumnya, terdapat hampir 3.000 penerbangan yang terganggu akibat bencana tersebut.

Namun demikian, potensi risiko kendala penerbangan susulan tetap perlu diantisipasi apabila aktivitas vulkanik kembali melonjak.

Rekomendasi Saham

Saham-saham apa saja yang layak dicermati pada transaksi hari ini? Berikut daftar rekomendasi saham dari sejumlah sekuritas:

BRI Danareksa Sekuritas menyodorkan tiga saham untuk strategi day trade pada perdagangan Rabu ini:

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): area beli di kisaran Rp 550-Rp 560, dengan target jual Rp 570-Rp 585. Cut loss jika harga turun di bawah Rp 540.

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP): area beli Rp 1.690-Rp 1.710, dengan target jual Rp 1.730- Rp 1.760. Cut loss jika harga turun di bawah Rp 1.670.

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA): area beli Rp 570-Rp 590, target jual Rp 605-Rp 630. Cut loss jika harga berada di bawah Rp 560.

MNC Sekuritas:

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA): buy on weakness atau beli saat harga mengalami pelemahan.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): buy on weakness

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA): trading buy

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Tags

Terkini